Real Madrid Pastikan Perpanjang Kontrak Toni Kroos Hingga 2023

Saat ini para pendukung Real Madrid mungkin masih dalam suasana duka, setelah tim kebanggaan mereka harus menutup kompetisi Bundesliga musim 2018/19 dengan menelan kekalahan 0-2 dari Real Betis di Santiago Bernabeu. Tentu saja kekalahan ini di luar dugaan, mengingat di atas kertas Real Madrid memiliki skuat yang jauh lebih mentereng.

Akan tetapi kesedihan para fans Real Madrid dipastikan tidak akan berlangsung lama, karena baru-baru ini mereka mendapat kabar bahagia menyusul kepastian pihak klub untuk memperpanjang kontrak gelandang andalan mereka asal Jerman, Toni Kroos. Mantan pemain Bayern Munich itu memperpanjang kontraknya di Real Madrid hingga tahun 2023 mendatang.

“Toni Kroos telah sepakat untuk menandatangani kontrak lebih lama di Real Madrid hingga tahun 2023,” tulis di laman resmi milik Real Madrid.

Kepastian itu seakan membuyarkan semua rumor yang menyangkut tentang dirinya di bursa transfer musim panas 2019. Karena sebelumnya banyak yang mengabarkan bahwa Kroos akan pergi meninggalkan Real Madrid dan bermain di Liga Perancis bersama Paris Saint-Germain. Rumor itu muncul seiring dengan menurunnya prestasi Los Blancos di musim 2018/19.

Didatangkan Real Madrid Tahun 2014

Kroos yang sebelumnya menjadi pemain andalan Bayern Munich itu sepakat untuk pindah ke Real Madrid pada musim panas 2014 yang lalu. Sejak saat itu Kroos selalu mengambil peran penting di lini tengah Real Madrid, dan turut serta menyumbangkan tiga gelar juara Liga Champions untuk pasukan putih dalam tiga musim terakhir. Selain itu, ia juga berhasil mempersembahkan gelar juara La Liga pada musim 2016/17 yang lalu. Nmun jika ingin bermain Sbobet dengan mendapat banyak keuntungan, kamu bisa mendaftarkan dirimu disini, Winenlose.

Statistik Toni Kroos Musim Ini

Pada musim ini Kroos kembali berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya di lini tengah Real Madrid. Meskipun prestasi Los Blancos menurun, namun sebenarnya Kroos sama sekali tidak kehilangan daya magisnya di lini tengah. Sejauh musim ini pemain berusia 29 tahun itu berhasil mencatat 43 penampilan di semua kompetisi dengan catatan waktu bermain 3.431 menit, mencetak 1 gol dan menyumbang 6 assists. Kroos juga bisa dibilang sebagai pemain yang sportif, di mana sejauh musim ini dirinya hanya menerima 2 kartu kuning.

Prediksi Bali United vs Bhayangkara FC, Tuan Rumah Ingin Teruskan Tren Positif

Bali United dijadwalkan bakal menghadapi Bhayangkara FC pada laga pekan ke-2 Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (21/05) malam mulai pukul 21:30 WIB. Tentu saja melawan Bhayangkara FC bukan perkara mudah, terlebih tim milik kepolisian itu pernah menjadi juara Liga 1 2017.

Bali United

Pada pertandingan ini sendiri Bali United lebih diuntungkan dari pada Bhayangkara FC. Karena mereka akan kembali menjalani pertandingan di hadapan ribuan suporter fanatiknya di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Tidak hanya itu, jelang laga kali ini Bali United juga mendapat modal apik setelah di laga pekan perdana berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-1. Pada pertandingan itu Ilija Spasojevic dan Paulo Sergio berhasil menjadi pahlawan setelah masing-masing mencetak 1 gol. Dengan kemenangan itu, mental bertanding para pemain Bali United dipastikan semakin meningkat.

Pada pertandingan nanti Bali United diprediksi akan kembali memainkan skuat terbaiknya. Pelatih Stefano Cugurra Teco kemungkinan besar bakal memainkan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan trio Stefano Lilipaly, Spasojevic, dan Yabes Roni Malaifani di lini depan. Untuk lini tengah kembali dipercayakan pada Sergio.

Untuk bisa memenangkan pertandingan, Bali United harus mewaspadai pergerakan lincah dari dua pemain Persebaya, Ilham Udin Armayn dan Dendi Sulistyawan. Mereka juga dituntut untuk bisa mematikan pergerakan M. Hargianto di lini tegah.

Bhayangkara FC

Di sisi lain, Bhayangkara FC datang ke Bali juga dengan membawa modal yang cukup apik di laga pekan perdana. Karena mereka mampu menahan imbang tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-1, di mana striker Argentina, Romero Fergonzi berhasil menjadi pahlawan setelah mencetak gol di masa injury time babak yang kedua.

Meskipun demikian, Fergonzi nampaknya masih tidak akan dimainkan sebagai starter pada laga nanti. Karena pelatih Angel Alfredo Vera menyadari bahwa pemain 30 tahun itu masih membutuhkan adaptasi.

Untuk bisa setidaknya menahan imbang Bali United, maka Bhayangkara FC harus mampu mengawasi pergerakan Spasojevic dan Lilipaly. Karena kedua pemain itu sering kali berhasil menempatkan posisinya dalam situasi yang menguntungkan. Sementara bagi kamu yang ingin bermain Sbobet dan mendapat keuntungan besar, bisa klik Link Alternatif Sbobet di Winenlose.

Head to Head Bali United vs Bhayangkara FC

15/03/2019 Bhayangkara FC 4-1 Bali United

09/12/2018 Bhayangkara FC 2-0 Bali United

22/07/2018 Bali United 2-3 Bhayangkara FC

30/09/2017 Bhayangkara FC 3-2 Bali United

10/06/2017 Bali United 1-3 Bhayangkara FC

Lima Pertandingan Terakhir Bali United

16/05/2019 Bali United 2-1 Persebaya Surabaya

05/05/2019 Persija Jakarta 1-0 Bali United

26/04/2019 Bali United 2-1 Persija Jakarta

15/03/2019 Bhayangkara FC 4-1 Bali United

12/03/2019 Semen Padang 1-2 Bali United

Lima Pertandingan Terakhir Bhayangkara FC

16/05/2019 Borneo FC 1–1 Bhayangkara FC

03/05/2019 PSM Makassar 2-0 Bhayangkara FC

27/04/2019 Bhayangkara FC 4-2 PSM Makassar

30/03/2019 Bhayangkara FC 0-4 Arema Malang

15/03/2019 Bhayangkara FC 4-1 Bali United

Prediksi Line Up Bali United vs Bhayangkara FC

Bali United: Wawan Hendrawan; I Made Andhika Wijaya, Leonard Tupamahu, Willian Silva Costa Pachecho, Ricky Fajrin Saputra, Brwa Nouri, Paulo Sérgio Moreira Gonçalves, Fadhil Sausu, Yabes Roni Malaifani, Stefano Lilipaly, Llija Spacojevic.

Pelatih: Stefano Cugurra Teco.

Bhayangkara FC: Awan Setho Raharjo; I Putu Gede Juni Antara, Reksa Maulana, Dendy Sulistyawan, Anderson Salles, Flávio Beck Júnior, Muhammad Hargianto, Ilham Udin Armayn, Alsan Sanda, Muhammad Rochman, Dendi Sulistyawan.

Pelatih: Angel Alfredo Vera.

Prediksi Skor Bali United vs Bhayangkara FC: 1 – 0

Hajar Eintracht Frankfurt, Bayern Munich Juara Bundesliga Musim 2018/19

Bayern Munich dipastikan kembali menjadi juara Bundesliga musim 2018/19, setelah di pertandingan terakhir mereka mampu mengalahkan tamunya, Eintracht Frankfurt dengan skor telak 5-1 di Allianz Arena, Sabtu (19/05) malam WIB. Atas hasil itu, Bayern Munich berhasil mengoleksi 78 poin, unggul 2 poin dari Borussia Dortmund yang berada di posisi kedua dan juga berhasil meraih kemenangan pada laga pekan ke-34. Ini sekaligus menjadi gelar ketujuh Bayern Munich secara beruntun di Bundesliga.

Bayern Munich 5 – 1 Eintracht Frankfurt

Bayern Munich sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjadi juara Bundesliga musim ini. Hanya saja hasil itu rasanya kurang memuaskan bagi tim besutan Niko Kovac tersebut. Pada laga itu Bayern Munich berhasil mendominasi sepanjang jalannya pertandingan.

Gol pertama Bayern Munich dicetak oleh Kingsley Coman pada menit ke-4, memanfaatkan umpan matang dari Thomas Muller. Tanpa kesulitan pemain asal Perancis itu menempatkan bola di sudut kiri bawah gawang Eintracht Frankfurt.

Kemudian pada menit ke-50 Eintracht Frankfurt berhasil menyamakan kedudukan setelah Sebastian Heller mencetak gol memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Bayern Munich. Akan tetapi hanya berselang tiga menit kemudian Bayern Munich berhasil mencetak gol yang kedua, kali ini melalui David Alaba.

Pada menit ke-58 Bayern Munich berhasil mencetak gol yang ketiga melalui Renato Sanches, memanfaatkan umpan matang dari Coman. Skor pertandingan pun berubah mejadi 3-1 untuk keunggulan Bayern Munich.

Pada menit ke-72 giliran Franck Ribery yang mencetak gol untuk Bayern Munich, memanfaatkan umpan Joshua Kimmich. Enam menit setelah gol Ribery, Bayern Munich kembali memperbesar skor setelah Arjen Robben mencetak gol memanfaatkan umpan Alaba.

Borussia Monchengladbach 0 – 2 Borussia Dortmund

Di sisi lain, Borussia Dortmund juga berhasil meraih kemenangan pada laga pekan ke-34 dengan mengalahkan tuan rumah Borussia Monchengladbach dengan skor 0-2 di Borussia Park, Sabtu. Namun sayangnya kemenangan itu tak lagi berarti setelah Bayern Munich sukses menaklukkan Eintracht Frankfurt.

Sementara itu. Pada laga melawan Borussia Monchengladbach, dua gol Borussia Dortmund masing-masing dicetak oleh Jadon Sanchi menit ke-45 dan Marco Reus menit ke-54.

Untuk mendapatkan berita atau pun prediksi terlengkap dan terpercaya, kamu bisa berkunjung ke website Dothixala.

Prediksi Real Madrid vs Real Betis, Los Blancos Siap Mengamuk

Pekan pemungkas La Liga Spanyol akan menyuguhkan banyak pertandingan menarik dan seru, salah satunya adalah laga yang mempertemukan antara Real Madrid melawan Real Betis di Santiago Bernabeu, Minggu (19/05) sore mulai pukul 17:00 WIB. Selain itu, masih banyak berita seputar bola dan prediksi bola paling jitu lainnya, dan semua hanya bisa dilihat di website Dothixala.

Real Madrid

Real Madrid kembali gagal bersaing dengan Barcelona untuk menjadi juara La Liga. Karena saat ini mereka hanya mampu berada di posisi ke-3 klasemen sementara La Liga dengan koleksi 68 poin, tertinggal 18 poin dari Barcelona yang berada di puncak.

Untuk melampiaskan kekecewaan, bisa jadi Real Madrid akan menampilkan kekuatan terbaiknya untuk menghajar Real Betis pada laga pekan pamungkas La Liga. Terlebih pada pertandingan nanti Real Madrid juga akan bermain di depan pendukungnya sendiri. Statistik pun mengunggulkan Real Madrid, di mana mereka sukses meraih kemenangan dari 5 pertandingan kandang terakhir, dan Real Betis mengalami kekalahan beruntun di 4 laga tandang terakhir mereka di La Liga.

Pada pertandingan nanti Zinedine Zidane kemungkinan bakal memasang formasi 4-3-3 dengan mengandalkan Brahim Diaz, Karim Benzema, dan Marco Asensio di lini depan. Nantinya mereka akan ditopang oleh Toni Kroos sebagai gelandang.

Namun sayang, pada laga nanti Real Madrid dipastikan tidak akan bisa memainkan Jesus Vallejo dan Casemiro karena harus menjalani hukuman kartu. Sementara Sergio Ramos kondisinya juga masih meragukan.

Real Betis

Di sisi lain, Real Betis kini masih berada di posisi ke-10 klasemen sementara La Liga dengan koleksi 47 poin, hasil dari 13 kemenangan dan 8 kali imbang. Tidak ada yang diperebutkan oleh Real Betis pada laga kali ini, kecuali untuk mempertahankan harga diri mereka dengan tidak kemasukan banyak gol.

Karena memang rasanya sangat sulit bagi Real Betis untuk minimal menahan imbang Real Madrid di depan pendukungnya. Selain kalah kualitas, musim ini Real Betis juga memiliki banyak kelemahan, terutama dalam mengantisipasi serangan balik dan menciptakan peluang mencetak gol.

Untuk itu, para pemain Real Betis harus segera memperbaiki kesalahannya jika tidak ingin menjadi bulan-bulanan Real Madrid. Pelatih Quique Setién pun nampaknya sudah menyiapkan strategi matang dengan mengusung formasi 4-2-3-1, dengan mengandalkan Marc Bartra di lini pertahanan.

Pada laga nanti diprediksi akan ada satu pemain Real Betis yang mampu menyulitkan Real Madrid, yakni Giovani Lo Celso, yang juga berstatus sebagai top skor sementara klub dengan koleksi 9 gol di La Liga.

Head to Head Real Madrid vs Real Betis

14/01/2019 Real Betis 1-2 Real Madrid

19/02/2018 Real Betis 3-5 Real Madrid

21/09/2017 Real Madrid 0-1 Real Betis

13/03/2017 Real Madrid 2-1 Real Betis

16/10/2016 Real Betis 1-6 Real Madrid

Lima Pertandingan Terakhir Real Madrid

22/04/2019 Real Madrid 3-0 Athletic Bilbao

26/04/2019 Getafe 0-0 Real Madrid

29/04/2019 Rayo Vallecano 1-0 Real Madrid

06/05/2019 Real Madrid 3-2 Villarreal

13/05/2019 Real Sociedad 3-1 Real Madrid

Lima Pertandingan Terakhir Real Betis

22/04/2019 Real Betis 1-2 Valencia

25/04/2019 Levante 4-0 Real Betis

30/04/2019 Real Betis 1-1 Espanyol

06/05/2019 Eibar 1-0 Real Betis

13/05/2019 Real Betis 2-1 SD Huesca

Prediksi Line Up Real Madrid vs Real Betis

Real Madrid: Navas; Marcelo, Nacho, Varane, Carvajal, Valverde, Kroos, Modric, Diaz, Benzema, Asensio

Real Betis:  Robles; Francis, Feddal, Bartra, Firpo, Guardado, Kaptoum, Jese, Celso, Tello, Moron

Prediksi Skor Real Madrid vs Real Betis: 3 – 0

Prediksi Napoli vs Inter Milan, Duel Big Match Pekan ke-37

Pekan ke-37 Serie A akan memainkan laga besar antara Napoli melawan Inter Milan di Naples, Minggu (19/05) malam WIB. Laga ini pun dipastikan bakal menguras emosi dan stamina, layaknya laga besar lainnya.

Napoli

Saat ini Napoli masih berada di posisi ke-2 klasemen sementara dengan koleksi 76 poin, hasil dari 23 kemenangan dan 7 hasil imbang. Tidak akan ada lagi yang diperebutkan Napoli pada laga kali ini, karena mereka dipastikan gagal juara dan berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.

Meskipun demikian, Napoli dijamin akan tetap bermain spartan pada pertandingan kali ini. Karena mereka juga ingin balas dendam ke Inter Milan yang telah mengalahkan mereka di putaran pertama dengan skor 1-0.

Untuk mewujudkan ambisi itu, Napoli akan memainkan formasi menyerang dengan memasang formasi 4-4-2, mengandalkan Arkadiusz Milik dan Dries Mertens di lini depan. Namun sangat disayangkan pada laga nanti Napoli tidak akan diperkuat oleh Lorenzo Insigne, Vlad Chiriches, dan Nikola Maksimovic karena alasan cedera. Padahal ketiga pemain itu memiliki pengaruh yang sangat penting bagi Napoli, terutama Insigne yang sejauh musim ini menjadi top skor ketiga klub.

Meskipun demikian, hal itu tak akan menjadi alasan bagi Napoli untuk tidak memenangkan laga kali ini. Terlebih mereka juga memiliki catatan laga kandang yang impresif dengan tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan kandang terakhir di Serie A. Sementara Napoli juga tidak terkalahkan sebanyak 15 pertandingan dari 16 pertandingan kandang terakhir melawan Inter Milan.

Inter Milan

Di sisi lain, Inter Milan kini masih berada di posisi ke-3 klasemen dengan koleksi 66 poin, hasil dari 19 kemenangan dan 9 hasil imbang. Berbeda dengan Napoli, posisi Inter Milan di zona Liga Champions rawan tergusur, karena mereka hanya unggul 4 poin dari AC Milan yang berada di posisi ke-5.

Oleh sebab itu, mereka harus mampu minimal menahan imbang Napoli pada pertandingan ini demi bisa menjaga asa bermain di Liga Champions musim depan. Jelang laga kali ini Inter Milan juga memiliki modal yang apik, setelah mereka mampu mengalahkan Chievo dengan skor 2-0 di pertandingan terakhir.

Sementara itu di kubu Inter Milan hanya ada satu pemain yang dipastikan absen, yakni Sime Vrsaljko karena alasan cedera. Meskipun bermain sebagai tim tamu, namun Inter Milan masih memiliki peluang untuk memenangkan laga bergengsi kali ini. Jika kamu ingin mengunjungi website yang menyediakan prediksi terakurat dan terupdate, bisa klik Beosjapan.

Head to Head Napoli vs Inter Milan

27/12/2018 Inter Milan 1-0 Napoli

12/03/2018 Inter Milan 0-0 Napoli

22/10/2017 Napoli 0-0 Inter Milan

01/05/2017 Inter Milan 0-1 Napoli

03/12/2016 Napoli 3-0 Inter Milan

Lima Pertandingan Terakhir Napoli

19/04/2019 Napoli 0-1 Arsenal

23/04/2019 Napoli 1-2 Atalanta

29/04/2019 Frosinone 0-2 Napoli

06/05/2019 Napoli 2-1 Cagliari

13/05/2019 SPAL 1-2 Napoli

Lima Pertandingan Terakhir Inter Milan

15/04/2019 Frosinone 1-3 Inter Milan

21/04/2019 Inter Milan 1-1 AS Roma

28/04/2019 Inter Milan 1-1 Juventus

05/05/2019 Udinese 0-0 Inter Milan

14/05/2019 Inter Milan 2-0 Chievo

Predikai Line Up Napoli vs Inter Milan

Napoli: Meret; Ghoulam, Koulibaly, Albiol, Malcuit, Zielinski, Ruiz, Allan, Callejon, Milik, Mertens

Inter Milan: Handanovic; D’Ambrosio, Skriniar, Miranda, Asamoah, Vecino, Brozovic, Perisic, Nainggolan, Candreva, Icardi

Prediksi Skor Napoli vs Inter Milan 1 – 1

Prediksi Sassuolo vs AS Roma, Duel yang Tak Seimbang

Sassuolo akan mendapatkan lawan yang sangat berat pada laga pekan ke-37 Serie A, di mana kali ini mereka akan melawan AS Roma di Mapei Stadium, Sabtu (18/05) malam WIB. Meskipun demikian, tidak ada yang mustahil dalam sepak bola, dan Sassuolo pun memiliki peluang meraih kemenangan yang sama seperti AS Roma. Untuk mengetahui kabar terlengkap mengenai sepak bola dan prediksi, bisa mampir ke website Beosjapan.

Sassuolo

Saat ini Sassuolo masih berada di posisi ke-10 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 42 poin. Sebenarnya sudah tidak ada lagi yang mereka perebutkan pada pertandingan kali ini, di mana Sassuolo sudah dipastikan terhindar dari zona degradasi dan gagal menjadi juara Serie A.

Hanya saja harga diri tim membuat para pemain dipastikan akan berjuang semaksimal mungkin melawan AS Roma. Pada pertandingan nanti para pemain Sassuolo harus mewaspadai kecepatan dan skill para pemain AS Roma, terutama El Shaarawy. Karena sampai saat ini Shaarawy masih menjadi top skor sementara AS Roma dengan koleksi 11 poin.

Meskipun kalah kualitas, namun Sassuolo masih bisa memanfaatkan celah yang dimiliki AS Roma, yakni lemah dalam mengantisipasi serangan balik cepat. Tidak hanya itu, tim asal ibu kota Italia itu juga lemah dalam mengantisipasi umpan lambung.

Sementara itu, pada pertandingan kali ini Sassuolo dipastikan tidak akan memainkan kekuatan terbaiknya, karena Federico Peluso dan Giangiacomo Magnani harus absen karena alasan cedera. Sementara Mehdi Bourabia harus absen karena alasan hukuman kartu.

AS Roma

Di sisi lain, AS Roma kini masih berada di posisi ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 62 poin. Tentu saja pertandingan ini masih berarti bagi AS Roma, karena mereka ingin mengejar peluang lolos ke Liga Champions musim depan, setelah hanya terpaut 3 poin dari Atalanta yang berada di posisi keempat atau batas akhir zona Liga Champions.

Untuk meraih kemenangan, AS Roma kemungkinan bakal memainkan sepak bola menyerang dengan memasang formasi 4-2-3-1. Pelatih Claudio Ranieri kemungkinan bakal mengandalkan Shaarawy di lini depan, yang kemudian akan ditopang oleh Javier Pastore dan Steven N’Zonzi.

Jelang pertandingan kali ini AS Roma berhasil meraih modal apik dengan mengalahkan tim kuat Juventus 2-0. Pada laga itu Alessandro Florenzi dan Edin Dzeko menjadi bintang lapangan setelah masing-masing mencetak satu gol. Pada laga nanti AS Roma kemungkinan besar akan memainkan pemain terbaiknya, hanya minus Kostas Manolas yang menderita cedera.

Head to Head Sassuolo vs AS Roma

27/12/2018 AS Roma 3-1 Sassuolo

21/05/2018 Sassuolo 0-1 AS Roma

31/12/2017 AS Roma 1-1 Sassuolo

20/03/2017 AS Roma 3-1 Sassuolo

27/10/2016 Sassuolo 1-3 AS Roma

Lima Pertandingan Terakhir Sassuolo

15/04/2019 Sassuolo 0-0 Parma

21/04/2019 Udinese 1-1 Sassuolo

30/04/2019 Fiorentina 0-1 Sassuolo

06/05/2019 Sassuolo 2-2 Frosinone

13/05/2019 Torino 3-2 Sassuolo

Lima Pertandingan Terakhir AS Roma

14/04/2019 AS Roma 1-0 Udinese

21/04/2019 Inter Milan 1-1 AS Roma

28/04/2019 AS Roma 3-0 Cagliari

06/05/2019 Genoa 1-1 AS Roma

13/05/2019 AS Roma 2-0 Juventus

Prediksi Line Up Sassuolo vs AS Roma

Sassuolo: Consigli; Rogerio, Demiral, Ferrari, Lirola, Duncan, Magnanelli, Sensi, Boga, Babacar, Berardi

AS Roma: Mirante; Florenzi, Jesus, Fazio, Kolarov, Cristante, N’Zonzi, Zaniolo, Pastore, Shaarawy, Dzeko

Prediksi Skor Sassuolo vs AS Roma: 0 – 2

Prediksi Udinese vs SPAL, Tuan Rumah Butuh Kemenangan

Akhir pekan nanti Serie A akan melakoni laga pekan ke-37, di mana banyak pertandingan seru yang dipastikan bakal tersaji. Salah satu laga yang ditunggu-tunggu adalah pertandingan yang mempertemukan antara Udinese melawan SPAL di Stadion Fiuli, Sabtu (18/05) malam mulai pukul 20:00 WIB. Sementara untuk melihat prediksi bola terlengkap bisa mengunjungi Riropalace.

Udinese

Saat ini Udinese masih berada di posisi ke-16 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 37 poin, hasil dari 9 kemenangan dan 10 kali imbang. Mereka hanya unggul 2 poin dari Empoli yang berada di posisi ke-18 atau masuk batas akhir zona degradasi.

Oleh sebab itu, Udinese wajib memenangkan pertandingan kali ini agar mereka tidak terdegradasi ke kompetisi Serie B pada musim depan. Untuk mewujudkan hal itu, pelatih Igor Tudor akan memasang formasi 3-5-2, dengan mengandalkan Stefano Okaka dan Ignacio Pussetto di lini depan. Untuk lini belakang akan dikomandoi oleh William Troost-Ekong. Namun mereka dipastikan tak bisa memainkan Valon Behrami dan Antonin Barak karena cedera. Sementara kondisi Seko Fofana masih diragukan untuk bisa bermain.

Jelang pertandingan kali ini Udinese memiliki modal yang cukup apik, di mana mereka tak terkalahkan di 7 pertandingan kandang terakhir. Sementara di pertandingan terakhir Udinese juga sukses mengalahkan Frosinone dengan skor 1-3, dan hasil itu dipastikan akan membangkitkan mental bertanding Sandro dkk.

SPAL

Jika Udinese masih harus berjuang agar terhindar dari zona degradasi, berbeda halnya dengan SPAL. Karena tidak akan ada yang mereka perebutkan pada pertandingan nanti, mengingat mereka juga dipastikan gagal menjadi juara Serie A dan lolos dari zona degradasi, setelah berhasil menempati urutan ke-11 klasemen dengan koleksi 42 poin, hasil dari 11 kemenangan dan 9 hasil imbang.

Meskipun demikian, SPAL juga dipastikan tidak ingin menyerah begitu saja pada pertandingan kali ini. Demi menjaga harga diri klub, pelatih Leonardo Semplici pun kemungkinan besar akan memasang formasi 3-5-2 demi memenangkan lini tengah dan kemudian mengontrol permainan.

Alessandro Murgia, Simone Missiroli, dan Jasmin Kurtic hampir dipastikan bakal kembali menjadi andalan di lini tengah. Karena kemampuan mereka untuk mengontrol pertandingan sudah tidak diragukan lagi. Sementara di lini depan akan ada nama Andrea Pentagna dan Serguo Floccari.

Pada laga kali ini SPAL memiliki modal yang cukup apik, di mana mereka sukses meraih 3 kemenangan dalam 5 pertandingan terakhir. Menariknya lagi, salah satu dari tiga kemenangan itu mereka raih saat melawan tim kuat Juventus dengan skor 2-1.

Head to Head Udinese vs SPAL

27/12/2018 SPAL 0-0 Udinese

22/01/2018 Udinese 1-1 SPAL

28/08/2017 SPAL 3-2 Udinese

06/08/2015 Udinese 0-1 SPAL

Lima Pertandingan Terakhir Udineese

18/04/2019 Lazio 2-0 Udinese

21/04/2019 Udinese 1-1 Sassuolo

30/04/2019 Atalanta 2-0 Udinese

05/05/2019 Udinese 0-0 Inter Milan

13/05/2019 Frosinone 1-3 Udinese

Lima Pertandingan Terakhir SPAL

14/04/2019 SPAL 2-1 Juventus

21/04/2019 Empoli 2-4 SPAL

29/04/2019 SPAL 1-1 Genoa

05/05/2019 Chievo 0-4 SPAL

13/05/2019 SPAL 1-2 Napoli

Prediksi Line Up Udinese vs SPAL

Udinese: Musso; Samir, Troost-Ekong, Maio, D’Alessandro, Paul, Mandragora, Sandro, Larsen, Okaka, Pussetto.

SPAL: Viviano; Cionek, Vicari, Bonifazi, Lazzari, Missiroli, Murgia, Kurtic, Fares, Petagna, Floccari.

Prediksi Skor Udinese vs SPAL: 1 – 1

Sarri Bisa Saja Dipecat Chelsea Akhir Musim Nanti

Chelsea baru akan memaikan laga final Liga Eurpa tetapi kabar pemecatan sang pelatih, Maurizio Sarri sudah semakin santer terdengar. Chelsea memang dikenal sebagai salah satu klub yang paling sering gonta ganti pelatih setidaknya dalam kurun waktu satu dekade belakangan ini. Tidak banyak pelatih yang mampu memuaskan hasrat prestasi dari pemilik Chelsea, Roman Abramovic.

Terlalu Mementingkan Penguasaan Bola

Performa buruk Chelsea musim ini bisa dikatakan merupakan korban dari bagaimana idealisnya seorang Sarri. Sebagai pelatih asal Italia, Sarri amat mementingkan penguasaan bola. Hal ini nampaknya menjadi sebuah kesalahan ketika diterapkan di Liga Primer Inggris. Di Italia, Tempo permainan cenderung lambat dan sebuah tim cenderung bermain bertahan, tetapi di Inggris, permainan berlangsung dengan cepat, para pemain dituntut untuk terus berlari dan mencetak gol. Hal inilah yang membuat tipe permainan bertahan yang mementingkan penguasaan bola akan tersingkirkan.

Gagal Tampil Kompetitif di Liga Primer Inggris

Chelsea boleh saja berbangga karena mampu finis di posisi yang cukup baik yakni peringkat ketiga klasemen Liga Primer Inggris. Namun sebenarnya Chelsea tidaklah sebagus itu. Chelsea sebenarnya tidak tampil cukup kompetitif di Liga Primer Inggris. Buktinya Chelsea bahkan terpaut 20 point dari Liverpool dan Manchester City yang ada diperingkat pertama dan kedua. Dengan kondisi ini tentu Chelsea sudah sejak jauh jauh hari terdepak dari persaingan trofi Liga Primer Inggris. sepanjang paruh kedua musim, Chelsea lebih banyak bersaing dengan Tottenham maupun Arsenal untuk tempat di empat besar.

Raih Gelar Europa Bisa Selamatkan Sarri

Sarri mungkin saja masih dipertahankan oleh pihak klub apabila nantinya mampu membawa pulang piala Liga Europa. Meski demikian, tugas tersebut tidaklah mudah karena lawan yang dihadapi cukup berat yakni Arsenal. Langkah Chelsea di Liga Europa sebenarnya harus mendapatkan pujian karena berhasil melaju hingga ke partai puncak. Beberapa pihak menilai seharusnya Chelsea harus memberikan kesempatan dan waktu untuk Sarri sebelum benar benar memecatnya.