Meski Bermain Buruk, Messi Masih Berpeluang Menangkan Ballon d’Or

Lionel Messi yang menjabat sebagai kapten tim gagal mengantarkan Timnas Argentina berbicara lebih banyak di Copa America 2019. Timnas Argentina yang dianggap memiliki lini serang paling mematikan di Amerika Latin itu harus puas meraih juara ketiga setelah di babak semi-final dikalahkan tuan rumah Brasil dengan skor 2-0 dan sukses menumbangkan Chile dengan skor 2-0 di perebutan tempat ketiga.

Meskipun gagal mengantarkan Argentina juara, namun Messi dianggap masih layak untuk memenangkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini. Tiga alasan ini pun seakan mendukung peluang Messi untuk memenangkan penghargaan paling bergengsi bagi para pemain sepak bola tersebut.

Rekor Lionel Messi di La Liga

Meskipun melempem bersama Timnas Argentina, namun Lionel Messi berhasil menunjukkan kontribusi yang nyata bersama Barcelona. Bahkan di musim 2018/19 ia sukses mengantarkan Barcelona juara La Liga dengan mencatat 36 gol dan menyumbang 13 assists di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Spanyol tersebut. Dengan catatan itu Messi berhak meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa mengalahkan top skor Ligue 1 milik PSG, Kylian Mbappe, yang hanya mencetak 33 gol.

Konsistensi di Level Klub

Messi terus menunjukkan konsistensinya bersama Barcelona. Pemain berjuluk La Pulga itu seakan tidak pernah absen dalam menyumbang gol atau assist di setiap pertandingan yang dihadapi oleh Barcelona di semua kompetisi. Bahkan semua klub peserta Liga Champions gawangnya sudah pernah dijebol oleh Messi, kecuali Inter Milan. Musim lalu Messi secara total berhasil mencetak 51 gol, jauh mengungguli rival abadinya, Cristiano Ronaldo yang hanya mampu mencetak 28 gol bersama Juventus.

Pemain Terbaik Argentina di Copa America 2019

Messi bisa disebut bermain buruk bersama Timnas Argentina di Copa America 2019. Di mana pemain berusia 32 tahun itu hanya mampu mencetak 1 gol dan menyumbang 2 assists dari 6 pertandingan yang dijalani tim Tango di Copa America 2019. Meskipun demikian Messi masih layak disebut sebagai pemain terbaik Argentina di Copa America 2019, ketimbang pemain yang lainnya. Karena menurut statistik ia berhasil mencatat rata-rata 4 dribel dan 1,8 umpan kunci di setiap pertandingan.

Mau untung dan bonus yang lebih banyak dalam bermain poker? Langsung saja kunjungi 988bet.me dan bergabung dengan 988bet.

3 Fakta Unik yang Merwanai Kesuksesan Brasil Juara Copa America 2019

Timnas Brasil berhasil merengkuh juara Copa America 2019 setelah di laga final mengalahkan mantan lawannya di babak penyisihan Grup A, Timnas Peru, dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Maracana, Senin (08/07) pagai WIB. Pada laga itu tiga gol Brasil masing-masing dicetak oleh Everton Soarez menit ke-15, Gabriel Jesus menit ke-45+3, dan Richarlison di masa injury time babak yang kedua. Sedangkan gol tunggal Peru dicetak pada menit ke-44 melalui tendangan 12 pas Paolo Guerrero.

Ini merupakan gelar Copa America yang ke-9 bagi Brasil. Selain itu, masih ada fakta menarik lainnya yang mewarnai keberhasilan Brasil juara Copa America 2019, berikut adalah ulasan lengkapnya.

Catatan Impresif Brasil di Final

Brasil tercatat sukses memenangkan lima laga final terakhirnya di Copa America. Terakhir kali tim Samba mengalami kekalahan di final Copa America adalah pada edisi 1995 silam, di mana kala itu mereka harus mengakui keunggulan Timnas Uruguay melalui drama adu penalti. Selebihnya Brasil sukses memenangkan lima edisi final terakhir di Copa America, dimulai dari Copa America edisi 1997, 1999, 2004, 2007, dan yang terakhir edisi 2019.

Rekor Richarlison

Richarlison sukses menjawab kepercayaan yang diberikan oleh pelatih Tite kepadanya. Karena pemain milik Everton itu selalu berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan meskipun hanya dimainkan sebagai pemain pengganti. Dengan satu golnya ke gawang Peru, berarti Richarlison telah resmi bergabung bersama 4 pemain pengganti lainnya yang mampu mencetak gol di laga final Copa America setelah Pablo Bengoechea (1995), Zé Roberto (1997), César Delgado (2004), Dani Alves (2007).

Top Skor Bersama

Striker Peru, Guerrero dan striker Brasil, Everton dinobatkan sebagai top skor bersama di Copa America 2019 setelah sama-sama mengemas 3 gol di sepanjang turnamen. Ini menjadi gelar top skor ketiga bagi Guerrero, setelah dia meraihnya pada Copa America edisi tahun 2011 dan 2015 yang lalu.

Bagi kamu yang suka bermain poker atau casino, buruan segera daftarkan dirimu untuk bergabung bersama 988bet dengan cara mengunjungi 988bet.biz. Selain terpercaya, kamu juga akan mendapat banyak keuntungan di sana.

Hanya Seorang Kiper, Alisson Becker Pesimis Menangkan Ballon d’Or 2019

Kiper Liverpool dan Timnas Brasil, Alisson Becker berhasil menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan di bawah mistar gawang di sepanjang musim 2018/19. Selain sukses mengantarkan Liverpool juara Liga Champions Eropa, Alisson juga berhasil meraih penghargaan Golden Gloves setelah mencatat 21 clean sheet di Liga Premier Inggris. Jika ditotal secara keseluruhan, mantan kiper AS Roma itu berhasil mencatat 38 clean sheet bersama Liverpool di semua kompetisi musim lalu.

Tak hanya di level klub, Alisson juga berhasil menunjukkan kebolehannya di laga internasional bersama Timnas Brasil. Bahkan di sepanjang gelaran Copa America 2019 gawang Alisson masih perawan dan tidak ada satu pun pemain lawan yang mampu menjebol gawangnya. Meskipun masih menyisakan laga final, namun sudah bisa dipastikan Alisson akan meraih penghargaan Gloden Gloves di Copa America 2019 kali ini dengan catatan minimal 5 clean sheet. Sehingga apa pun yang terjadi dengan gawang Brasil di laga final, Alisson sudah dipastikan akan meraih penghargaan tersebut.

Sementara itu, melihat penampilan apiknya tersebut, nama Alisson mulai disebut-sebut sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or 2019 bersama pemain papan atas lainnya seperti Sadio Mane, Virgil van Dijk, Sergio Aguero, hingga Raheem Sterling. Hanya saja posisinya sebagai seorang kiper membuat Alisson pesimis bisa memenangkan penghargaan paling bergengsi bagi pemain sepak bola tersebut.

“Saya hanya melakukan apa yang sudah ditugaskan pada saya, yaitu menjaga gawang, ada banyak pemain kelas dunia yang sudah mengantre mendapatkan penghargaan itu. Saya ini cuma sekadar penjaga gawang,” kata Alisson.

Apa yang diucapkan oleh Alisson memang benar adanya, karena selama ini penghargaan Ballon d’Or hampir selalu diberikan kepada para pemain yang mampu mencetak banyak gol dan mengantarkan timnya berprestasi, seperti Salah, Aguero, hingga Lionel Messi. Namun bukan berarti peluang Alisson untuk meraih Ballon d’Or 2019 sudah tertutup. Karena menurut catatan ada salah seorang kiper asal Rusia yang pernah memenangkan penghargaan Ballon d’Or 1963 silam. Hal itu berarti membuktikan bahwa Alisson masih berpeluang memenangkan Ballon d’Or 2019 kendati hanya seorang kiper.

Sembari menikmati update informasi seputar sepak bola, gak ada salahnya kamu bergabung dengan 988bet dengan cara mengunjungi 988bet.biz. Selain terpercaya, di sana kamu juga pasti akan mendapat lebih banyak keuntungan dari permainan casino atau poker.

Terkuak! Ada Ilmu Hitam yang Mengantarkan Peru ke Final Copa America 2019

Peru berhasil membuat kejutan dengan menyingkirkan juara bertahan Copa America, Chile di babak semi-final Copa America 2019. Meskipun tidak diunggulkan, namun Peru mampu membungkam Alexis Sanchez dkk dengan skor telak 3-0 di Arena do Gremio, Kamis (04/07) yang lalu. Pada pertandingan itu tiga gol Peru dicetak oleh Edinson Flores pada menit ke-21, Yoshimar Yotun menit ke-38, dan Paulo Guerrero di masa injury time babak yang kedua.

Akan tetapi baru-baru ini ramai jadi bahan perbincangan setelah ada kabar yang mengatakan bahwa ada peran ilmu hitam di balik lolosnya Peru ke babak final. Hal itu diketahui setelah sekelompok dukun di negara tersebut secara terang-terangan menggunakan ilmu hitam dengan kelengkapan seperti boneka voodo, ular, dan musik untuk membantu langkah Peru mengalahkan Chile di babak semi-final. Mereka juga mengangkat bersama jersey Timnas Peru dan memenuhinya dengan bunga. Praktik ilmu hitam itu pun mereka lakukan sehari jelang pertandingan atau pada Rabu (03/07) waktu setempat.

Tidak hanya itu, dalam postingan yang beredar di dunia maya juga terlihat dengan jelas bahwa mereka menaruh sihir di jersey Timnas Chile. Salah seorang dukun mengatakan bahwa hal itu mereka maksudkan untuk mengirimkan energi negatif kepada para pemain Chile yang akan bertanding pada laga tersebut.

“Kami telah mengalahkan energi hitam yang menghalangi kelolosan Peru ke partai final. Kami juga berusaha membalikkan apa yang mereka akan lakukan untuk Peru. Kami punya harapan yang besar agar negara kami bisa menang,” kata salah seorang dukun.

Entah memang kebetulan atau pengaruh dari ilmu sihir, pada laga tersebut para pemain Chile memang tampil di bawah performa. Bahkan pada laga itu kiper Chile, Gabriel Arias melakukan beberapa kali blunder. Tak heran mereka harus menelan kekalahan meskipun pada pertandingan itu berhasil menguasai 68 persen ball possession.

Nantinya di laga final Peru akan melawan tuan rumah Brasil, yang telah memastikan lolos terlebih dahulu berkat kemenangan 2-0 atas Argentina.

Untuk kamu yang hobi bermain poker atau casino, gak ada salahnya bergabung dengan 988bet dengan cara kunjungi 988bet.biz. Dijamin kamu bakal mendapat bonus yang lebih besar!

Prediksi Persebaya Surabaya vs Persib Bandung, Duel Big Match Pekan ke-6

Pekan ke-6 Liga 1 2019 akan menyuguhkan pertandingan seru dan menarik, di mana kali ini dua tim kuat akan saling bertemu di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya. Karena tuan rumah Persebaya Surabaya akan melawan Persib Bandung di stadion tersebut pada Jum’at (05/07) malam mulai pukul 18:30 WIB.

Persebaya Surabaya

Saat ini Persebaya Surabaya masih berada di posisi ke-5 klasemen sementara dengan koleksi 8 poin, hasil dari 2 kemenangan dan 2 hasil imbang. Jika mampu memenangkan pertandingan kali ini tim Bajul Ijo sukses meneruskan tren positifnya, setelah di pertandingan sebelumnya mereka sukses mengalahkan Persela Lamongan dengan skor ketat 3-2. Jika berhasil menang, Persebaya dipastikan akan naik ke posisi 4 klasemen sementara Liga 1 2019 menggusur posisi Madura United.

Hanya saja mengalahkan Persib juga bukan hal yang mudah. Karena tim tamu memiliki nama-nama pemain atas di hampir seluruh posisi, Indra Mustafa dan Bojan Malisic bisa menjadi ancaman tersendiri bagi para pemain Persebaya di lini belakang. Karena dengan pengalaman yang dimiliki, Malisic diyakini akan menjadi motor di lini pertahanan tim Maung Bandung.

Pada pertandingan nanti Persebaya kemungkinan bakal kembali mengandalkan Amido Balde di lini depan, terlebih bomber impor tersebut sukses tampil menawan dengan mencetak gol penentu kemenangan tim Bajul Ijo di pertandingan terakhir.

Persib Bandung

Saat ini Persib masih berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 6 poin dari 5 pertandingan yang sudah dijalani. Dengan skuat yang mereka miliki, berada di posisi tersebut bukanlah hal yang wajar untuk Persib. Oleh sebab itu, tim Maung Bandung dituntut untuk bisa menunjukkan penampilan terbaiknya demi bisa memenangkan pertandingan.

Hanya saja jelang pertandingan kali ini Persib tidak mendapat modal yang bagus setelah di pertandingan terakhir mereka harus dipermalukan oleh Bhayangkara FC dengan skor 1-2. Jika mampu memenangkan pertandingan kali ini Persib akan merangsek ke posisi 5 klasemen sementara menggusur Persebaya.

Untuk bisa mengalahkan Persebaya, para pemain Persib harus bermain disiplin dan meminimalisir kesalahan sekecil apa pun. Karena dengan kecepatan para pemain Persebaya, bukan tidak mungkin kesalahan kecil akan menjadi bencana bagi Persib.

Head to Head Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

20/10/2018 Persib Bandung 1–4 Persebaya Surabaya

26/07/2018 Persebaya Surabaya 3–4 Persib Bandung

Lima Pertandingan Terakhir Persebaya Surabaya

01/07/19 Persebaya Surabaya 3-2 Persela Lamongan

27/06/19 Madura United 2-1 Persebaya Surabaya

23/06/19 Borneo FC 1-2 Persebaya Surabaya

19/06/19 Persebaya Surabaya 1-1 Madura United

30/05/19 Persebaya Surabaya 1-1 PSIS Semarang

Lima Pertandingan Terakhir Persib Bandung

30/06/19 Persib Bandung 1-2 Bhayangkara FC

23/06/19 Persib Bandung 1-1 Madura United

18/06/19 Persib Bandung 1-1 TIRA Persikabo

29/05/19 Semen Padang 0-0 Persib Bandung

18/05/19 Persib Bandung 3-0 Persipura Jayapura

Prediksi Line Up Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

Persebaya Surabaya (4-3-3): Miswar Saputra; Novan Setyo, Otavio Dutra, Hansamu Yama, Ruben Sanadi; Fandi Eko, Muhammad Hidayat, Rendi Saputra; Irfan Jaya, Amido Balde, Osvaldo Haay.

Persib Bandung (4-2-3-1):  Made Wirawan; Supardi, Indra Mustafa, Malisic, Ardi Idrus; Kim Kurniawan, Dedi Kusnandar; Febri Haryadi, Rene Mihelic, Ghozali Siregar; Ezechiel N’Douassel

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persib Bandung: 1 – 1

Bagi kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dalam bermain poker, langsung saja bergabung dengan agen terperecaya hanya di 988BET dengan kunjungi 988Bet.org dan 988Bet.asia.

Prediksi Madura United vs PSM Makassar, Duel Dua Tim Papan Atas

Pekan ke-5 Liga 1 2019 akan menyuguhkan pertandingan seru dan menarik, di mana kali ini ada dua tim dengan nama besar dan bertabur pemain papan atas akan bertanding. Yakni tuan rumah Madura United akan melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Kamis (04/07) malam mulai pukul 18:30 WIB.

Madura United

Saat ini Madura United masih berada di posisi ke-4 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin, hasil dari 3 kemenangan dan 1 hasil imbang dari 4 pertandingan yang sudah dijalani. Jika berhasil mengalahkan PSM, tim berjuluk Sape Kerab itu akan naik ke peringkat 2 menggeser TIRA-Persikabo yang hanya mengoleksi 11 poin.

Hanya saja mengalahkan PSM juga bukan hal yang mudah. Karena mereka memiliki lini pertahanan yang sangat kuat, dan hal itu dibuktikan dengan catatan cleansheet mereka dari 3 pertandingan yang dijalani. Itu berarti sampai saat ini belum ada satu pemain pun yang mampu menjebol gawang PSM di Liga 1 2019.

Namun Madura United juga bukan berarti tanpa peluang untuk mencetak gol dan mengalahkan PSM. Mereka masih bisa mengalahkan PSM dengan memainkan tempo tinggi, karena para pemain tim Juku Eja diyakini tidak akan memiliki kondisi fisik yang prima usai menjalani jadwal padat dengan lolos ke babak semi-final Piala AFC zona ASEAN.

PSM Makassar

Di sisi lain, kini PSM masih berada di posisi ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 7 poin, hasil dari 2 kemenangan dan 1 kali hasil imbang dari 3 pertandingan yang telah dilalui. Jika berhasil mengalahkan Madura United, PSM akan naik ke posisi 5 klasemen sementara menggeser Persebaya Surabaya.

Untuk bisa mengalahkan Madura United, para pemain PSM dituntut harus bermain disiplin karena tim tuan rumah memiliki banyak pemain lincah dengan kecepatan di atas rata-rata. Selain itu, para pemain PSM juga harus bisa mematikan pergerakan Zulfiandi serta Asep Berlian di lini tengah, mengingat serangan Madura United sering kali bertumpu pada keduanya.

Pada pertandingan nanti PSM kemungkinan bakal menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan menumpuk pemain di lini tengah. Karena dengan demikian, para playmaker Madura United tidak akan bisa bergerak secara leluasa untuk membangun serangan.

Head to Head Madura United vs PSM Makassar

30/06/19 PSM Makassar 1-0 Madura United

29/10/18 Madura United 3-0 PSM Makassar

30/05/18 PSM Makassar 2-0 Madura United

12/11/17 PSM Makassar 6-1 Madura United

29/07/17 Madura United 1-0 PSM Makassar

Lima Pertandingan Terakhir Madura United

30/06/19 PSM Makassar 1-0 Madura United

27/06/19 Madura United 2-1 Persebaya Surabaya

23/06/19 Persib Bandung 1-1 Madura United

19/06/19 Madura United 1-1 Persebaya Surabaya

28/05/19 Madura United 3-0 Borneo FC

Lima Pertandingan Terakhir PSM Makassar

24/05/19 PSM Makassar 1-0 Madura United

29/05/19 PSM Makassar 2-1 Becamex

19/06/19 Becamex 1-0 PSM Makassar

26/06/19 Tira Persikabo 0-0 PSM Makassar

30/06/19 PSM Makassar 4-0 Badak Lampung

Prediksi Line Up Madura United vs PSM Makassar

Madura United (4-4-2): Ridho; Merauje, Imbiri, Jaime, Fathier; Andik, Berlian, Zulfiandi, Greg; Rakic, Beto

PSM Makassar (4-2-3-1): Mokodompit; Asnawi, Abdul Rahman, Evans, Benny Wahyudi; Klok, Pellu; Zulham, Pluim, Rahmat; Markkanen

Prediksi Skor Madura United vs PSM Makassar: 1 – 2

Sambil menikmati update prediksi terpercaya, gak ada salahnya kamu bergabung bersama 988Bet untuk mendapat lebih banyak keuntungan dari bermain poker. Caranya gampang, cukup kunjungi 988Bet.org atau 988Bet.asia.

Datangkan Gelandang Anyar, 2 Pemain Ini Berpotensi Dibuang Juventus

Juventus berhasil mendatangkan dua gelandang anyar pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini, yakni Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot. Keduanya didatangkan Juventus dengan status bebas transfer, setelah kontrak keduanya bersama klub terdahulu, masing-masing bersama Arsenal dan PSG telah berakhir pada musim panas 2019.

Juventus telah terlebih dahulu mengumumkan kedatangan Ramsey ke Juventus Stadium, setelah sang pemain menyatakan tak akan memperpanjang kontraknya dan hengkang meninggalkan Arsenal. Sementara Juventus baru saja resmi mengumumkan kedatangan Rabiot setelah sang pemain selesai menjalani tes medis pada Senin (01/07). Dengan demikian, Rabiot menjadi pemain papan atas ke-10 yang didatangkan Juventus dengan status bebas transfer sejak mendatangkan Andrea Pirlo pada tahun 2011 yang lalu.

Akan tetapi kedatangkan dua pemain tersebut membuat Juventus berpeluang untuk mendepak dua pemain tengahnya, yakni Blaise Matuidi dan Sami Khedira.

Blaise Matuidi

Matuidi menjadi pemain pertama yang berpeluang dibuang Juventus pada bursa transfer musim panas 2019. Selain sudah berusia 32 tahun, Matuidi juga dinilai tidak cocok dengan gaya permainan yang akan diterapkan oleh pelatih anyar Juventus, Maurizio Sarri pada musim depan.

Seiring dengan rumor tersebut, Matuidi juga disebutkan akan kembali ke Perancis dan memperkuat AS Monaco. Akan tetapi kontrak Matuidi yang masih menyisakan satu tahun membuat Juventus harus berpikir ulang, apakah akan menjualnya pada musim panas kali ini atau akan mempertahankannya hingga kontraknya berakhir.

Sami Khedira

Sama seperti Matuidi, Khedira yang kini sudah berusia 32 tahun juga dianggap tak sesuai dengan skema permainan Sarri yang lebih mengandalkan penguasaan bola secara cepat. Karena Khedira adalah tipikal pemain yang lebih suka berlama-lama memegang bola untuk mengatur ritme permainan.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Khedira berpeluang untuk bergabung bersama klub MLS jika memang benar-benar didepak oleh Juventus. Dia akan mengikuti jejak kompatriotnya asal Jerman, Bastian Schweinsteiger, yang melakukan hal serupa setelah meninggalkan Manchester United.

Untuk kamu yang gak ingin bernasib tragis seperti Matuidi dan Khedira, segera bergabung bersama 988BET dan langsung dapatkan banyak keuntungannya dari permainan casino dan poker. Kamu hanya perlu mengunjungi 988Betonline.com, jangan ragu karena kesempatan tidak datang dua kali.

Jika Jual Gianluigi Donnarumma, AC Milan Bisa Datangkan Dua Pemain Ini

Akhir-akhir ini muncul sebuah rumor yang mengatakan bahwa klub raksasa Perancis, PSG, tertarik untuk mendatangkan kiper muda andalan AC Milan, Gianluigi Donnarumma. Rumor itu juga diperkuat oleh pengakuan dari direktur olahraga PSG, Leonardo Araujo, yang mengatakan bahwa memang timnya tertarik untuk mendatangkan Donnarumma.

Untuk membuktikan keseriusannya, pihak PSG diklaim sudah melakukan pembicaraan awal dengan AC Milan untuk bisa mendatangkan Donnarumma. Akan tetapi bisa dipastikan bahwa Les Parisiens akan menggelontorkan banyak dana untuk bisa mendatangkan Donnarumma, karena AC Milan sudah memagari sang kiper dengan nilai transfer sebesar 60 juta euro atau setara 955 miliar rupiah.

Akan tetapi jika memang AC Milan benar-benar melepas Donnarumma ke PSG, klub berjuluk i Rossonerri itu dipastikan bakal mendapat dana segar untuk bisa mendatangkan dua pemain incaran ke San Siro pada bursa transfer musim panas 2019. Kedua pemain incaran yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Dennis Praet

Sampai saat ini AC Milan masih kesulitan untuk bisa mendatangkan Lucas Torreira dari Arsenal. Oleh sebab itu, nama Dennis Praet pun muncul ke permukaan sebagai opsi alternatif. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir banyak media Italia yang mengklaim bahwa kini AC Milan memilih untuk fokus mendatangkan Praet dari Sampdoria ketimbang harus mengejar tanda tangan Torreira.

Praet juga diprediksi tidak akan menemui kesulitan adaptasi di AC Milan. Karena di sana dia akan bermain di bawah besutan Marco Giampaolo, yang tak lain adalah pelatih Sampdoria di musim 2018/19 kemarin. Untuk bisa mendatangkan Praet, AC Milan harus mengeluarkan dana sebesar 25 juta euro.

Joachim Andersen

Sama seperti Praet, Joachim Andersen adalah mantan anak didik Giampaolo di Sampdoria. AC Milan sendiri tertarik untuk mendatangkan Andersen demi memperkuat lini pertahanannya, mengingat musim lalu pemain 23 tahun itu tampil kokoh di lini pertahanan Sampdoria.

Untuk bisa mendatangkan Andersen, AC Milan harus menembus klausul rilisnya yang bernilai 30 juta euro. Tentu saja nilai transfer kedua pemain tersebut akan lebih kecil dari hasil penjualan Donnarumma ke PSG yang mencapai angka 60 juta euro. Sehingga AC Milan dipastikan tidak akan mengalami kesulitan dana untuk bisa mendatangkan keduanya ke San Siro.

Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan lebih besar dalam bermain poker, langsung saja bergabung dengan 988BET dengan mengunjungi 988Betonline.com.

Prediksi Perseru Badak Lampung vs Bali United, Tun Rumah Dapat Lawan Tangguh

Perseru Badak Lampung harus menjalani pertandingan yang cukup berat di pekan ke-5 Liga 1 2019. Karena mereka akan melawan tim kuat dengan bertabur para pemain bintang, yakni Bali United di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (30/06) sore mulai pukul 15:30 WIB.

Perseru Badak Lampung

Saat ini Perseru Badak Lampung (dulu bernama Perseru Serui) masih berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 6 poin, hasil dari 2 kemenangan dari 5 pertandingan yang sudah dijalani. Dengan kualitas yang tidak terlalu diperhitungkan, tentu saja berada di posisi 10 besar adalah sebuah prestasi yang cukup apik.

Meskipun demikian Perseru Badak Lampung tidak boleh berpuas diri. Karena mereka akan mendapat lawan yang sesungguhnya di laga pekan ke-5 Liga 1, yakni melawan Bali United. Dengan kalah kualitas pemain, tentu saja mengalahkan Bali United bukanlah hal yang mudah.

Akan tetapi juga bukan hal yang mustahil bagi Perseru Badak Lampung untuk mengalahkan tim tamu. Mereka masih berkesempatan mengalahkan Bali United jika mampu mematikan pergerakan Stefano Lilipaly. Dengan kualitas yang dimiliki tim tamu, tentu saja para pemain Perseru Badak Lampung juga harus bermain disiplin pada pertandingan nanti.

Namun sangat disayangkan jelang pertandingan kali ini Perseru Badak Lampung tidak mendapat modal yang cukup apik di laga pamungkas, setelah secara menyakitkan dikalahkan oleh tim tamu, PSIS Semarang dengan skor 0-1.

Bali United

Saat ini Bali United masih berada di posisi puncak klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 13 poin, unggul 3 poin dari Madura United di posisi kedua. Untuk bisa mempertahankan posisi puncak, jelas bahwa Bali United harus mampu memenangkan pertandingan melawan Perseru Badak Lampung.

Jelang pertandingan ini Bali United berhasil mendapat modal yang berharga setelah di pertandingan terakhir mampu menahan imbang tim penuh kejutan, Kalteng Putra dengan skor 2-2. Pada pertandingan itu Willian Pacheco dan Ricky Fajrin berhasil keluar sebagai pahlawan, setelah masing-masing berhasil mencetak 1 gol.

Akan tetapi sangat disayangkan, di tengah ambisi besar Bali United memenangkan laga melawan Perseru Badak Lampung, mereka dipastikan akan kehilangan Leonard Tupamahu pada pertandingan nanti. Hal itu terjadi karena bek kawakan tersebut mendapat kartu merah di pertandingan terakhir.

Head to Head Perseru Badak Lampung vs Bali United

22/10/2016 Perseru Serui 2-0 Bali United

04/06/2017 Perseru Serui 1-3 Bali United

25/09/2017 Bali United 2-0 Perseru Serui

07/04/2018 Bali United 1-1 Perseru Serui

10/08/2018 Perseru Serui 1-2 Bali United

Lima Pertandingan Terakhir Perseru Badak Lampung

21/06/2019 Semen Padang 1-2 Perseru Badak Lampung

28/05/2019 Kalteng Putra 0-1 Perseru Badak Lampung

24/05/2019 PSM Makassar 4-0 Perseru Badak Lampung

18/05/2019 TIRA-Persikabo 3-0 Perseru Badak Lampung

26/06/2019 Perseru Badak Lampung 0-1 PSIS Semarang

Lima Pertandingan Terakhir Bali United

16/05/2019 Bali United 2-1 Persebaya Surabaya

21/05/2019 Bali United 1-0 Bhayangkara Surabaya

31/05/2019 Persija Jakarta 0-1 Bali United

22/06/2019 Bali United 1-0 PSIS Semarang

26/06/2019 Kalteng Putra 2-2 Bali United

Prediksi Line Up Perseru Badak Lampung vs Bali United

Badak Lampung (4-3-3): Yoewanto Setya Beny; Kurniawan Karman, Kunihiro Yamasitha, Miftah Anwar, Rizky Abdiansyah; Marcus Vinicius Vidal, Aulia Hidayat, Fernandinho; Jefri Kurniawan, Francisco Torres, T.A Musafri

Bali United (4-3-1-3): Wawan Hendrawan; Dias Angga, Willian Pacheco, Leonard Tupamahu, Ricky Fajrin; Yabes Roni, Brwa Nouri, Fadil Sausu; Paulo Sergio; Ilija Spasojevic, Irfan Bachdim

Prediksi Skor Perseru Badak Lampung vs Bali United: 1 – 1

Untuk kamu yang suka bermain poker atau casino, langsung saja bergabung dengan 988Bet dengan mengunjungi 988Betonline.com dan langsung dapatkan keuntungannya.

Kalahkan Becamex Binh Duong, PSM Tetap Gagal ke Final Piala AFC Zona ASEAN

Wakil Indonesia, PSM Makassar berhasil mengalahkan wakil Vietnam, Becamex Binh Duong dengan skor 2-1 pada laga leg kedua babak semi-final Piala AFC zona ASEAN di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (26/06) sore WIB.

Babak Pertama

Pada laga itu PSM yang membutuhkan kemenangan dengan margin minimal dua gol langsung bermain menekan jantung pertahanan Becamex Binh Duong. Seakan tak mau kalah, Becamex Binh Duong juga meladeni PSM dengan menerapkan permainan yang terbuka.

Meskipun demikian Becamex Binh Duong mendapat peluang terlebih dahulu pada menit ke-8, namun beruntung sepakan Wander Luiz mampu diamankan oleh kiper PSM, Rivki Mokodompit. PSM sempat mendapatkan peluang pada menit ke-14, hanya saja masih bisa diamankan oleh kiper Becamex Binh Duong.

Pada menit ke-37 Becamex Binh Duong mendapat peluang emas mencetak gol. Hanya saja tendangan pemain Becamex Binh Duong hanya melebar tipis di sebelah gawang PSM. Kemudian tiga menit berselang giliran Anh Duc mendapat peluang, hanya saja sepakan kerasnya masih melenceng dari gawang Rivki.

Ketika laga babak pertama akan usai, Wander Luiz berhasil membuka keunggulan untuk Becamex Binh Duong setelah sundulannya memanfaatkan sepak pojok mampu menembus gawang Rivki. Skor 0-1 untuk keunggulan Becamex Binh Duong menutup jalannya pertandingan babak pertama.

Babak Kedua

Pada awal babak yang kedua PSM kembali mendapat ancaman dari pemain Becamex Binh Duong. Namun beruntung bola sundulan Nguyen Tien Linh pada menit ke-49 mampu diblok oleh Rivki.

PSM mendapat peluang emas pada menit ke-56, namun sayangnya sundulan Eero Markkanen memanfaatkan umpan Zulham Zamrun gagal berbuah gol dan hanya meleset tipis dari gawang Becamex Binh Duong. Pada menit ke-67 Markkanen kembali mendapat peluang, namun kembali gagal berbuah gol setelah sepakannya dari dalam kotak penalti masih melambung di atas gawang Becamex Binh Duong.

Pada menit ke-75 PSM mampu mencetak gol penyama kedudukan setelah Ho Tan Tai mencetak gol bunuh diri. Dia gagal mengantisipasi umpan lambung Zulham dari sisi kiri pertahanan Becamex Binh Duong.

Memasuki menit ke-88 PSM akhinya berhasil mencetak gol yang kedua melalui sepakan Aaron Evan memanfaatkan sepak pojok dari Zulham. Namun tidak ada lagi gol yang tercipta di babak yang kedua, dan laga harus berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSM.

PSM Makassar Gagal Lolos ke Final Piala AFC Zona ASEAN

Meskipun menang, PSM dipastikan gagal lolos ke babak final Piala AFC zona ASEAN karena kalah dalam hal agresifitas gol tandang. Karena di laga leg pertama PSM harus mengakui keunggulan Becamex Binh Duong dengan skor 1-0.

Bagi kamu yang hobi bermain poker atau casino, langsung saja bergabung bersama 988Bet dan kunjungi 988Betonline.com.