Ingin Bangkit, AC Milan Bisa Kombinasikan 6 Pemain Buangan Barcelona dan Real Madrid

AC Milan kini mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah gagal total di musim 2018/19. Tanda-tanda itu mulai terlihat ketika AC Milan cukup aktif di bursa transfer musim panas 2019 kali ini, dan bahkan mereka kabarnya akan segera mengumumkan Marco Giampaolo sebagai pelatih baru di musim depan.

AC Milan sendiri diklaim sudah membuat daftar pemain incaran pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini. Terlepas dari siapa saja pemain yang masuk dalam daftar incaran mereka, AC Milan juga bisa menjadikan 6 pemain buangan Barcelona dan Real Madrid berikut ini sebagai bagian dari mereka untuk meraih kesuksesan di musim depan. Karena meskipun berkualitas, namun keenam pemain berikut dikabarkan bakal segera dilepas oleh Barcelona dan Real Madrid di musim panas 2019.

Keylor Navas

Posisi Keylor Navas sebagai kiper utama Real Madrid mulai tersisih setelah kedatangan Thibaut Courtois. Oleh sebab itu, AC Milan bisa memanfaatkan situasi tersebut dengan coba mendatangkan Navas, terlebih kualitasnya juga sudah terbukti dengan raihan 3 gelar juara Liga Champions bersama Real Madrid.

Gareth Bale

Gareth Bale dikabarkan bakal segera dilepas oleh Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2019. Karena meskipun berstatus sebagai salah satu pemain termahal di dunia, pelatih Zinedine Zidane justru menyebutkan bahwa dirinya tidak akan memasukkan Bale dalam rencananya di musim 2019/20. Jika memang serius, AC Milan bisa mendatangkan Bale karena memang sudah tidak diinginkan oleh Los Blancos.

James Rodriguez

James Rodriguez juga masuk dalam daftar jual Real Madrid, setelah mereka memiliki lebih banyak pemain berkualitas di lini tengah. Kondisi itu pun bisa dimanfaatkan oleh AC Milan untuk mendatangkan James, yang sebenarnya memiliki kualitas yang cukup apik sebagai gelandang serang.

Ivan Rakitic

Barcelona disebut bakal melego Ivan Rakitic pada musim panas 2019, setelah mereka berhasil mendatangkan gelandang muda Ajax Amsterdam, Frankie de Jong. Dengan begitu AC Milan memiliki peluang yang besar untuk mendatangkan Rakitic, terlebih kualitasnya juga sudah terbukti.

Samuel Umtiti

Samuel Umtiti sering menderita cedera, sehingga Barcelona pun memasukkannya dalam daftar jual. AC Milan yang tak memiliki lini pertahanan cukup kokoh di musim 2018/19 juga bisa mencoba peluang mendatangkan Umtiti.

Ousmane Dembele

Dalam beberapa waktu terakhir Ousmane Dembele disebut sudah tidak betah bermain bersama Barcelona, karena memang jarang diberi kesempatan oleh pelatih Ernetso Valverde. AC Milan bisa mendatangkan Dembele sebagai investasi jangka panjang, karena kini dia masih berusia 22 tahun dan memiliki kaulitas yang cukup apik.

Untuk kamu yang suka bermain casino atau poker, langsung saja gabung di 988BET dengan mengunjungi 988Bet.biz dan langsung nikmati bonusnya.

Terpuruk di Zona Degradasi, 4 Pemain Asing Ini Justru Siap Bela Persija Jakarta

Saat ini bursa transfer di Liga 1 2019 memang telah ditutup, namun Persija Jakarta justru semakin banyak diterpa isu seputar kedatangan pemain baru. Hal itu tak lepas dari kondisi Persija yang kini tengah terpuruk di zona degradasi dengan hanya meraih 1 poin dari 3 pertandingan yang telah dijalani, padahal pada musim ini mereka berstatus sebagai juara bertahan di Liga 1. Meskipun bursa transfer sudah ditutup, namun setidaknya ada 4 pemain asing yang menyatakan kesiapannya untuk membela Persija dan menyelamatkan tim berjuluk Macan Kemayoran itu dari zona degradasi. Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai keempat pemain asing tersebut.

Luka Ratkovic

Pada tanggal 21 Mei yang lalu striker asal Montenegro, Luka Ratkovic, melalui akun Instagram pribadinya mengaku bahwa dirinya ingin bergabung bersama Persija. Pada postingannya tersebut dia menggunakan jersey Persija dan menulis caption yang berbunyi ‘Saya Siap’. Jika memang Persija nantinya akan mendatangkan Ratkovic, maka dia bisa dipasangkan dengan Marko Simic di lini depan.

Diego Oliveira

Kemudian ada nama pemain asal Brasil, Diego Oliveira, yang kini tengah membela klub asal Thailand, Nakhon Pathom United. Dia berkali-kali mengirimkan kode keras bahwa dirinya ingin membela Persija, dan bahkan Diego diketahui ikut memberikan komentarnya setelah Persija menunjuk Julio Banuelos sebgaai pelatih baru menggantikan Ivan Kolev. Jika memang bergabung bersama Persija, Diego dipastikan akan membuat lini depan Persija semakin mengerikan, mengingat dirinya pernah menjadi top skor di Thai League atau kompetisi kasta tertinggi Thailand.

Sandy Walsh

Selanjutnya ada nama calon pemain naturalisasi Indonesia asal Belgia, Sandy Walsh. Menurut salah satu petinggi Persija, Budiman Dalimunthe, Sandy sudah sepakat bergabung bersama Persija setelah proses naturalisasinya selesai dan dirinya mendapat paspor Indonesia.

Danny Guthrie

Yang terakhir adalah mantan gelandang Liverpool, Danny Guthrie, yang mengaku tertarik untuk bergabung bersama Persija. Ketertarikan itu diketahui setelah Guthrie memberikan komentar di salah satu unggahan Instagram milik media online ternama. ‘Saya siap, Persija silahkan hubungi saya,’ tulis Danny Guthrie di kolom komentar.

Sembari menunggu informasi terbaru mengenai bursa transfer Liga 1, tidak ada salahnya kamu bergabung dengan 988BET dengan mengunjungi 988Bet.biz dan nikmati banyak keuntungan dari permainan poker.

Statistik Ungkap Keretakan Hubungan Lionel Messi dan Aguero di Timnas Argentina

Timnas Argentina harus memulai Copa America 2019 dengan hasil yang pahit. Karena di laga perdana Grup B mereka harus menyerah dengan skor 0-2 dari Timnas Kolombia, padahal tim Tango sendiri berhasil tampil mendominasi di sepanjang pertandingan dengan mencatat 54 persen penguasaan bola dan 18 tembakan. Sementara itu kedua gol Kolombia ke gawang Argentina masing-masing dicetak oleh Roger Martinez menit ke-71 dan Duvan Zapata menit ke-86.

Lionel Messi dan Sergio Aguero Mati Kutu

Kekalahan ini pun bisa dibilang cukup mengejutkan, mengingat Timnas Argentina menurunkan semua pemain terbaiknya, termasuk Lionel Messi dan Sergio Aguero. Dengan kualitas yang dimiliki oleh keduanya, tentu hal itu bisa menjadi keuntungan yang luar biasa untuk Timnas Argentina. Karena di musim lalu Messi berhasil menyabet penghargaan Sepatu Emas Eropa setelah mencetak 36 gol di La Liga dan membawa Barcelona juara, sementara Aguero berhasil mencetak 21 gol dan menyumbang 7 assists di Liga Premier Inggris, sekaligus mengantarkan Manchester City menjadi juara.

Meskipun memiliki statistik yang mengerikan, namun keduanya ternyata mati kutu pada laga melawan Kolombia. Baik Messi atau pun Aguero gagal menghadirkan ancaman yang berarti di depan gawang Kolombia.

Statistik Ungkap Keretakan Hubungan Messi dan Aguero

Tidak hanya sampai di situ, penyedia statistik sepak bola, Opta juga mengungkapkan statistik yang cukup mengejutkan terkait duet Messi dan Aguero dalam formasi 4-4-2 yang diterapkan oleh pelatih Argentina. Karena pada babak pertama Messi dan Aguero gagal mengirimkan umpan tepat sasaran di antara keduanya. Meskipun keduanya berhasil memperbaiki ‘hubungan’ di babak yang kedua, namun tetap saja itu adalah suatu catatan yang cukup memalukan bagi dua bomber papan atas sekelas Messi dan Aguero.

Suporter Argentina pun berharap agar ‘keretakan’ hubungan antara Messi dan Aguero segera membaik di pertandingan selanjutnya. Di laga selanjutnya atau pada matchday kedua Grup B, tim Tango akan melawan Timnas Paraguay (20/06).

Untuk kamu yang gak pingin punya nasib serupa seperti Argentina dalam bermain poker atau judi online lainnya, langsung saja gabung 988BET dengan mengunjungi 988Betting.com dan dapatkan peluang menang yang lebih besar.

Prediksi Uruguay vs Ecuador, Menanti Duet Maut Suarez-Cavani

Timnas Uruguay akan memulai pertandingan di Grup C Copa America 2019 dengan melawan Ecuador di Estádio Governador Magalhães Pinto (Belo Horizonte, Minas Gerais), Senin (17/06) pagi mulai pukul 05:00 WIB. Laga ini sendiri seakan bakal menjadi ajang pembuktian bagi lini depan Uruguay yang dihuni oleh striker maut, yakni Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Uruguay

Saat ini Uruguay berada di posisi ke-8 ranking terbaru FIFA, mereka juga berstatus sebagai tim tersukses di Copa America dengan koleksi 15 gelar juara. Melihat prestasi tersebut, bukan hal yang mengherankan jika Uruguay disebut sebagai salah satu tim favorit pada kejuaraan kali ini.

Jelang pertandingan ini Uruguay berhasil mendapat modal yang cukup apik, di mana mereka sukses menumbangkan Panama dengan skor 3-0 pada pertandingan terakhir. Pada laga itu salah satu dari tiga gol Uruguay dicetak oleh Suarez.

Melihat penampilannya bersama Barcelona di musim 2018/19, Suarez layak untuk menjadi sorotan pada pertandingan kali ini. Di mana pada laga nanti dia diprediksi akan berduet dengan Cavani yang juga tampil menggila bersama PSG. Duet keduanya pun dipastikan bakal menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Ecuador.

Ecuador

Di sisi lain, kini Ecuador berada di posisi ke-60 ranking terbaru FIFA, dan mereka belum sekali pun memenangkan Copa America. Prestasi terbaiknya di Copa America adalah masuk babak semi-final pada edisi 1959 dan 1993 yang lalu.

Melihat kekuatan yang dimiliki oleh Uruguay, jelas Ecuador bukanlah tim unggulan pada pertandingan kali ini. Terlebih di laga terakhir mereka juga harus mengakui keunggulan Meksiko dengan skor ketat 3-2. Kekalahan itu pun seakan menjadi cambuk bagi pelatih dan pemain Ecuador untuk terus memperbaiki skuatnya pada gelaran Copa America 2019.

Untuk setidaknya menahan Uruguay dengan skor imbang, para pemain Ecuador diwajibkan bermain disiplin dan meminimalisir kesalahan sekecil apa pun. Karena para pemain Uruguay dikenal piawai dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun untuk berbuah gol.

Head to Head Uruguay vs Ecuador

11/10/09 Ecuador 1 – 2 Uruguay

12/09/12 Uruguay 1 – 1 Ecuador

12/10/13 Ecuador 1 – 0 Uruguay

13/11/15 Ecuador 2 – 1 Uruguay

11/11/16 Uruguay 2 – 1 Ecuador

Lima Pertandingan Terakhir Uruguay

17/11/18 Brazil 1 – 0 Uruguay

21/11/18 France 1 – 0 Uruguay

22/03/19 Uruguay 3 – 0 Uzbekistan

25/03/19 Thailand 0 – 4 Uruguay

08/06/19 Uruguay 3 – 0 Panama

Lima Pertandingan Terakhir Ecuador

21/11/18 Panama 1 – 2 Ecuador

22/03/19 United States 1 – 0 Ecuador

27/03/19 Honduras 0 – 0 Ecuador

02/06/19 Venezuela 1 – 1 Ecuador

10/06/19 Mexico 3 – 2 Ecuador

Prediksi Line Up Uruguay vs Ecuador

Uruguay: Muslera; Caceres, Gimenez, Godín, Gonzalez, Lodeiro, Vecino, Nandez, Suarez, Valverde, Cavani.

Ecuador: Banguera; Achilier, Paredes, Arboleda, Noboa, Ibarra, Orejuela, Caicedo, Mendez, Mena, Campana.

Prediksi Skor Uruguay vs Ecuador: 3 – 1

Bagaimana, sudah punya prediksi terkait laga tersebut? Oh ya, untuk kamu yang ingin judi bola, langsung saja klik 988Bet.net dan daftar Sbobet terpercaya.

Jika Menang Lawan Vanuatu, Indonesia Bisa Ketiban Berkah

Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan uji coba internasional melawan Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/06) malam mulai pukul 18:30 WIB. Pertandingan itu wajib dimenangkan oleh Indonesia jika mereka ingin memperbaiki peringkat di ranking FIFA.

Karena seperti diketahui, kini posisi Indonesia harus turun satu strip ke posisi 160 setelah mengalami kekalahan dengan skor telak 4-1 saat bertandang ke markas Yordania dalam laga uji coba FIFA Matchday periode Juni 2019. Oleh sebab itu, para pemain Indonesia dituntut untuk menunjukkan penampilan terbaiknya demi meraih kemenangan pada laga uji coba melawan Vanuatu.

Laga Lawan Vanuatu Tidak Masuk Kategori Matchday A FIFA

Sementara itu, laga uji coba melawan Vanuatu sendiri sebenarnya tidak masuk dalam kategori Matchday A karena dilangsungkan di luar jadwal yang telah ditentukan oleh FIFA, yakni pada rentan waktu 3 hingga 11 Juni 2019. Meskipun demikian, laga melawan Vanuatu masih bisa memengaruhi peringkat Indonesia di ranking FIFA, walaupun tidak secara signifikan. Karena seperti diketahui, laga pada Matchday A akan berbobot 10 poin dan hanya akan berbobot 5 poin jika dilangsungkan di luar periode yang telah ditentukan. Sementara untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dalam bermain poker, langsung saja kunjungi 988Bet.net dan daftarkan dirimu menjadi member baru di 988BET.

Keuntungan yang Didapat Indonesia Jika Kalahkan Vanuatu

Selain bisa memperbaiki peringkat, kemenangan melawan Vanuatu juga bisa sedikit memperbaiki nasib Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Karena dengan berada di posisi ke-160, Indonesia harus masuk ke pot 5 bersama Singapura, Bangladesh, Nepal, Guam, Sri Lanka, Mongolia, Pakistan. Padahal sebelumnya Indonesia berada di pot keempat, yang di mana kini tempat tersebut diisi oleh Malaysia. Jika anak asuh Simon McMenemy mampu mengalahkan Vanuatu, bukan tidak mungkin Indonesia akan kembali menggeser Malaysia di pot keempat undian kualifikasi Piala Dunia 2022. Dengan berada di pot 4 bisa membuat Indonesia terhindar dari grup neraka pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Berikut Pembagian Pot untuk Drawing Piala Dunia 2022:

Pot 1: Iran, Jepang, Korea Selatan, Australia, Qatar, UEA, Arab Saudi, Tiongkok

Pot 2: Irak, Uzbekistan, Suriah, Lebanon, Oman, Kirgizstan, Vietnam, Yordania

Pot 3: Palestina, India, Bahrain, Thailand, Tajikistan, Korea Utara, Taiwan, Filipina

Pot 4: Turkmenistan, Myanmar, Hong Kong, Afghanistan, Yaman, Maladewa, Kuwait, Malaysia

Pot 5: Indonesia, Singapura, Nepal, Bangladesh, Mongolia, Guam, Sri Lanka, Pakistan

Prediksi Indonesia vs Vanuatu, Saatnya Tim Garuda Bangkit

Timnas Indonesia akan kembali menjalani pertandingan internasional pada FIFA Matchday periode Juni kali ini. Setelah melawan tuan rumah Jordania, kali ini tim Garuda akan melawan Timnas Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/06) malam mulai pukul 18:30 WIB. Untuk mengembalikan kehormatan, para pemain Indonesia dituntut untuk menunjukkan penampilan terbaiknya dan memenangkan pertandingan uji coba kali ini.

Indonesia

Indonesia baru saja menelan hasil pahit pada laga uji coba sebelumnya, di mana mereka harus menanggung malu setelah dikalahkan tuan rumah Jordania dengan skor telak 4-1. Pada pertandingan itu pun mayoritas gol tim tuan rumah lahir karena kesalahan individu para pemain Indonesia. Sementara satu-satunya gol yang diperoleh Indonesia lahir dari kaki Beto Goncalves melalui titik putih.

Dengan melihat hasil di pertandingan terakhir, tentu pelatih Simon McMenemy harus segera membenahi timnya. Jika tidak, maka Indonesia bukan tidak mungkin akan kembali menelan kekalahan pada laga uji coba kali ini dan menjadi bahan tertawaan negara lainnya. Karena memang secara kualitas Indonesia lebih unggul dari Vanuatu, sehingga mereka pun wajib memenangkan pertandingan kali ini.

Pada pertandingan nanti pemain Indonesia yang diprediksi bakal menjadi sorotan adalah Beto Goncalves. Pemain naturalisasi asal Brasil itu bisa dijadikan sebagai tumpuan di lini depan, mengingat dirinya memiliki skil dan insting yang cukup tajam dalam mencetak gol.

Vanuatu

Saat ini Vanuatu berada di ranking 161 FIFA, sedikit dibawah Indonesia yang berada di posisi ke-158 FIFA. Dengan melihat perbedaan ranking yang tidak terlalu jauh, Vanuatu pun sebenarnya masih memiliki peluang untuk bisa mengalahkan Indonesia pada pertandingan kali ini.

Namun tentu saja hal itu dipastikan tidak akan mudah, terlebih pada laga nanti mereka akan bermain di bawah tekanan ribuan suporter Indonesia. Jelang pertandingan kali ini Vanuatu mendapatkan hasil yang lebih baik dari pada Indonesia, karena di laga terakhir mereka berhasil menahan imbang Timnas Fiji dengan skor 0-0.

Sementara pada laga nanti pemain Vanuatu yang berpeluang menjadi sorotan adalah Kensi Tangis. Karena Nangis juga memiliki insting yang cukup tajam dalam mencetak gol, dari 23 penampilannya bersama Timnas Vanuatu pemain 27 tahun tersebut berhasil mencetak 7 gol.

Head to Head Indonesia vs Vanuatu

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia

13/11/18 Indonesia 3-1 Timor Leste

17/11/18 Thailand 4-2 Indonesia

25/11/18 Indonesia 0-0 Filipina

25/03/19 Myanmar 0-2 Indonesia

11/06/19 Jordania 4-1 Indonesia

Lima Pertandingan Terakhir Vanuatu

09/12/17 Vanuatu 1-1 Fiji

15/12/17 Vanuatu 3-2 Kepulauan Solomon

17/11/18 Vanuatu 2-2 Kaledonia Baru

18/03/19 Kepulauan Solomon 3-1 Vanuatu

10/06/19 Fiji 0-0 Vanuati

Prediksi Line Up Indonesia vs Vanuatu

Indonesia (3-4-3): Andritany; Yanto Basna, Hansamu Yama, Ricky Fajrin; Ruben Sanadi, Rizky Pellu, Evan Dimas, Yustinus Pae; Novri Setiawan, Beto Goncalves, Riko Simanjuntak.

Vanuatu (4-4-2): Chikau Mansale; Brian Kaltack, Michel Coulon, Jason Thomas, Gordhem Dona; Mitch Cooper, John Alick, Daniel Natou, Elkington Molivakarua; Kensi Tangis, Bill Nicholls.

Prediksi Skor Indonesia vs Vanuatu: 3 – 1

Kalaua sudah punya prediksi dan kamu sedang mencari agen sbobet, langsung saja gabung di 988Bet dan kunjungi 988Bet.asia. Nikmati keuntungannya dan bonusnya yang berlimpah.

Jika Berlabuh ke Persija, Ini 3 Pemain yang Bisa Jadi Korban Kedatangan Sandy Walsh

Dalam beberapa hari terakhir santer dikabarkan bahwa calon pemain naturalisasi Indonesia, Sandy Walsh, bertekad untuk bergabung bersama Persija Jakarta setelah resmi menjadi WNI. Rumor itu pun semakin dipertegas oleh pernyataan salah satu petinggi Persija, Budiman Dalimunthue, yang mengatakan bahwa timnya akan menjadikan Walsh sebagai target incaran utama ketika sang pemain sudah menyandang status sebagai WNI.

“Sandi juga tidak masalah akan main di Liga 1. Dia mengatakan bahwa atmosfernya di Liga 1 menarik, dan dia berterima kasih kalau jadi (bergabung),” kata Budiman.

Jika memang kabar itu benar-benar terealisasikan, tentunya akan ada beberapa pemain yang dikorbankan demi memberikan jalan kepada pemain beruisa 24 tahun tersebut. Nah, berikut adalah 3 pemain yang berpeluang jadi korban atas kedatangan Walsh ke Persija.

Ismed Sofyan

Nama pertama yang kemungkinan akan dikorbankan adalah Ismed Sofyan. Hal itu karena keduanya memiliki posisi yang sama, yakni sebagai bek sayap. Akan tetapi dari segi usia Walsh lebih muda dan dia pun jauh lebih berpengalaman, karena sudah lama malang melintang di kompetisi sepak bola Eropa.

Ryuji Utomo

Ryuji Utomo sebenarnya berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan di lini pertahanan Persija. Namun apabila Walsh datang, tidak menutup kemungkinan pemain kelahiran Belgia itu akan ditempatkan sebagai bek tengah dan akan mengambil alih posisi Ryuji. Karena Walsh juga piawai bermain di pos bek tengah, dan duetnya bersama Steven Paulle di jantung pertahanan dipastikan bakal membuat Persija memiliki lini pertahanan yang sangat kokoh.

Steven Paulle

Steven Paulle juga tak bermain buruk, bahkan bisa dibilang pemain asing asal Perancis itu sukses menunjukkan penampilan terbaiknya di lini pertahanan Persija. Namun tidak menutup kemungkinan dia juga akan dikorbankan untuk kedatangan Walsh, sehingga membuat Persija bisa menggantikan slot pemain asing ke posisi lain yang lebih membutuhkan.

Namun layak ditunggu, apakah Persija benar-benar bisa mendatangkan Walsh pada bursa transfer mendatang. Sambil menunggu update informasi seputar rencana Persija mendatangkan Walsh, gak ada salahnya kamu coba daftar 988Bet hanya di 988poker.me dan nikmati banyak bonus serta keuntungannya.

5 Pemain dengan Trofi Terbanyak di Dunia, Tidak Ada Nama Messi dan Ronaldo

Cristiano Ronaldo baru saja mengantarkan negaranya Portugal menjuarai UEFA Nations League, setelah di partai puncak yang digelar di Stadion Do Dragao berhasil mengalahkan Belanda dengan skor tipis 1-0. Gelar ini pun semakin menegaskan kesuksesan sosok Cristiano Ronaldo, karena dirinya mampu memenangkan bnyak trofi bergengsi baik di level klub atau pun tim nasional. Menurut catatan, trofi UEFA Nations League adalah trofi ke-31 yang berhasil direngkuh oleh Ronaldo di sepanjang kariernya, baik di level klub atau pun timnas. Akan tetapi catatan Ronaldo masih kalah jika dibandingkan dengan seteru abadinya, Lionel Messi, yang berhasil meraih 34 gelar juara. Namun berbeda dengan Ronaldo, karena Messi meraih semua trofi tersebut bersama Barcelona.

Meskipun keduanya disebut-sebut sebagai pemain dengan koleksi trofi terbanyak di dunia, namun pada kenyataannya masih ada beberapa pemain yang bahkan jauh mengungguli kesuksesan keduanya dalam hal koleksi trofi. Berikut adalah 5 pemain dengan koleksi trofi terbanyak di dunia.

Dani Alves

Nama pertama adalah mantan rekan setim Messi di Barcelona, Dani Alves, yang menurut catatan pemain asal Brasil itu berhasil mengoleksi 41 gelar juara. Alves memang bisa dibilang cukup beruntung, karena dirinya berpindah-pindah ke klub besar yang akrab dengan gelar juara. Jadi gak heran kalau dirinya berhasil mengoleksi begitu banyak trofi, dengan rincian 23 trofi bersama Barcelona, 5 trofi bersama Sevilla dan PSG, 3 trofi bersama Bahia, dan 2 trofi bersama Juventus.

Hossam Hassan

Hossam Hassan pernah menjadi bagian dari kesuksesan Timnas Mesir di Piala Dunia 1990 silam. Dia juga pernah lama bermain bersama klub raksasa asal Mesir, Al Ahly. Di sepanjang kariernya, Hossam berhasil mengoleksi 41 trofi dengan rincian 25 trofi bersama Al Ahly, 10 trofi bersama Zamalek, 5 trofi bersama timnas Mesir, dan 1 trofi bersama Al Ain.

Ibrahim Hassan

Sama seperti Hossam, Ibrahim Hassan juga menjadi bagian dari kesuksesan timnas Mesir di Piala Dunia 1990, bahkan pada saat itu dirinya berhasil masuk dalam FIFA World Team. Hassan pun pernah bermain bersama Al Ahly, di mana di sana dirinya berhasil meraih 25 trofi bergengsi. Secara total Hassan berhasil mengoleksi 37 trofi, yang di mana 12 trofi sisanya dia raih masing-masing bersama Zamalek (10 trofi), timnas Mesir (1 trofi), dan Al Ain (1 trofi).

Maxwell

Maxwell adalah salah satu bek kiri terbaik yang pernah dimiliki oleh Brasil. Di sepanjang kariernya Maxwell berhasil meraih 36 trofi bergengsi, dengan rincian PSG (15 trofi), Ajax (5 trofi), Inter Milan (5 trofi), Barcelona (10 trofi), dan Cruzeiro (1 trofi).

Andres Iniesta

Kemudian di posisi kelima ada nama mantan gelandang andalan Barcelona, Andres Iniesta yang di sepanjang kariernya berhasil meraih 35 trofi. Bersama Barcelona dia berhasil meraih 32 trofi dan 3 trofi lainnya dia raih bersama timnas Spanyol. Untuk kamu yang ingin mendapat kesempatan menang lebih besar dalam bermain Sbobet, langsung saja kunjungi 988Sport.net dan buktikan sendiri keuntungannya.

Prediksi Italia vs Bosnia, Menanti Kesempurnaan Gli Azzurri di Kualifikasi Piala Eropa 2020

Babak kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup J akan kembali menyuguhkan laga seru nan menarik, di mana kali ini Timnas Italia akan melawan Bosnia di Juventus Stadium, Rabu (12/06) dini hari WIB. Bisa dibilang laga ini bertajuk ‘menanti kesempurnaan Gli Azzurri di kualifikasi Piala Eropa 2020’, mengingat tim besutan Roberto Mancini itu berhasil menyudahi tiga pertandingan sebelumnya di babak kualifikasi dengan meraih kemenangan.

Italia

Saat ini Italia masih menjadi pemuncak klasemen sementara Grup J dengan koleksi 9 poin dari 3 pertandingan yang telah dilakoni. Hal itu pun sekaligus menjadikan tim Gli Azzurri sebagai unggulan untuk bisa lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 mewakili Grup J.

Setelah di laga sebelumnya mereka berhasil mengalahkan Yunani dengan skor telak 0-3, kali ini mereka akan melawan tim yang lebih tangguh, yakni Bosnia. Meskipun secara peringkat FIFA tim Gli Azzurri lebih unggul, namun hal itu tak membuat Italia bisa meremehkan kekuatan Bosnia. Karena tim tamu datang dengan kekuatan terbaiknya, termasuk Edin Dzeko dan Miralem Pjanic.

Oleh sebab itu, pada pertandingan nanti para pemain Italia wajib bermain disiplin dan mematikan pergerakan Pjanic. Karena Pjanic dikenal piawai dalam mengatur serangan dan mengirimkan umpan-umpan manja kepada para pemain di barisan depan, terutama Dzeko. Jika ingin memenangkan pertandingan, para pemain Italia wajib mematikan pergerakan Pjanic.

Bosnia

Bosnia sendiri masih berada di posisi ke-3 klasemen sementara dengan koleksi 4 poin dari 3 pertandingan, mereka tertinggal 2 poin dari Finlandia yang berada di posisi kedua. Untuk menjaga asa lolos ke putaran final, tentu saja Bosnia dituntut untuk memenangkan pertandingan kali ini.

Hanya saja mengalahkan Italia di kandangnya juga bukan perkara mudah. Para pemain Bosnia harus bekerja keras dan menunjukkan penampilan terbaiknya. Pelatih Bosnia, Robert Prosinecki wajib menyiapkan opsi alternatif jika pada laga nanti pergerakan Pjanic berhasil dimatikan para pemain Italia. Dia bisa menggunakan kecepatan para pemain sayapnya untuk melakukan serangan balik, karena tidak menutup kemungkinan Bosnia akan bermain lebih bertahan pada pertandingan nanti.

Hal yang cukup wajar, mengingat Italia memiliki barisan penyerang yang sangat mematikan, termasuk Fabio Quagliarella yang baru saja dinobatkan sebagai top skor Serie A musim 2018/19. Selain itu, Italia juga memiliki barisan gelandang yang cukup kreatif. Untuk kamu yang ingin bermain Sbobet, langsung saja kunjungi 988Sport.net dan langsung nikmati banyak keuntungannya. Buruan jangan ditunda karena kesempatan tidak akan datang dua kali!

Head to Head Italia vs Bosnia

06/11/96 Bosnia 2 – 1 Italia

Lima Pertandingan Terakhir Italia

18/11/18 Italia 0 – 0 Portugal

21/11/18 Italia 1 – 0 Amerika Serikat

24/03/19 Italia 2 – 0 Finlandia

27/03/19 Italia 6 – 0 Liechtenstein

09/06/19 Yunani 0 – 3 Italia

Lima Pertandingan Terakhir Bosnia

16/11/18 Austria 0 – 0 Bosnia

19/11/18 Spanyol 1 – 0 Bosnia

24/03/19 Bosnia 2 – 1 Armenia

27/03/19 Bosnia 2 – 2 Yunani

08/06/19 Finlandia 2 – 0 Bosnia

Prediksi Line Up Italia vs Bosnia

Italia (4-3-3): Salvatore Sirigu; Alessandro Florenzi, Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Mattia De Sciglio; Marco Verratti, Jorginho, Bryan Cristante; Lorenzo Insigne, Fabio Quagliarella, Stephan El Shaarawy

Bosnia (4-3-3): Ibrahim Šehić; Darko Todorovic, Ervin Zukanovic, Toni Sunjic, Eldar Civic; Miralem Pjanic, Muhamed Besic, Gojko Cimirot; Edin Visca, Edin Dzeko, Haris Duljevic

Prediksi Skor Italia vs Bosnia: 2 – 0

Prediksi Republik Ceko vs Montenegro, Duel Seru Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020

Republik Ceko akan melanjutkan perjalanannya dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup A, di mana kali ini mereka akan melawan Montenegro di Stadion Andruv, Republik Ceko, Selasa (11/06) dini hari mulai pukul 01:45 WIB. Meskipun lawannya tak memiliki nama besar, namun pertandingan ini tetap dipastikan bakal berlangsung menarik.

Republik Ceko

Saat ini Republik Ceko masih berada di posisi ke-2 klasemen sementara Grup A dengan koleksi 3 poin, hasil 1 kali kemenangan dari 2 laga yang sudah dijalani. Melihat peta persaingan di Grup A, tentu saja Republik Ceko bisa dibilang menjadi salah satu tim unggulan untuk bisa lolos ke putaran final. Meskipun demikian, para pemain Republik Ceko tidak boleh terlena dan meremehkan tim lawan, termasuk Montenegro yang akan mereka hadapi kali ini.

Jelang pertandingan ini Republik Ceko memiliki modal yang cukup apik di laga terakhir, di mana mereka sukses mengalahkan Bulgaria dengan skor tipis 2-1. Pada laga itu bintang Serie A, Patrik Schick kembali menjadi bintang lapangan dengan sumbangan 2 gol. Schick pun diprediksi akan kembali menjadi sorotan pada laga melawan Montenegro, karena memang dirinya memiliki skill dan insting pembunuh yang sangat ditakuti pemain lawan.

Namun pada laga nanti pelatih Republik Ceko, K. Balakov, wajib menyiapkan opsi alternatif untuk mengatasi situasi yang tidak terduga. Dia juga bisa menyiapkan bomber lainnya atau striker false 9 jika pada laga nanti Schick pergerakannya berhasil dimatikan para pemain Montenegro. Karena dengan perbedaan kualitas, Montenegro berpeluang untuk menumpuk pemain di lini tengah yang tentu saja akan menyulitkan para pemain gelandang untuk mengirimkan umpan kepada Schick.

Montenegro

Kemudian di sisi lain kini Montenegro masih berada di posisi ke-5 klasemen sementara Grup A dengan hanya meraih 2 poin dari 3 pertandingan yang sudah dijalani. Untuk memperbesar peluang lolos ke putaran final, tentu saja Montenegro diwajibkan untuk memenangkan pertandingan kali ini.

Meskipun kalah kualitas, namun pelatih L. Tumbakovic bisa memanfaatkan kelincahan para pemainnya untuk melakukan serangan balik. Jika memang dirinya menggunakan strategi dengan lebih menunggu di lini belakang, tentu saja Tumbakovic harus memasang winger yang memiliki kecepatan untuk melancarkan serangan balik.

Namun sayangnya jelang pertandingan kali ini Montenegro tidak memiliki modal yang berharga, setelah di laga terakhir mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tim lemah, Kosovo. Pada pertandingan itu Montenegro juga kalah dalam hal penguasaan bola, sesuatu yang tidak boleh terjadi di laga melawan Republik Ceko.

Sering kalah dalam permainan Casino Online? Jangan menyerah, kini saatnya kamu kunjungi Riropalace dan dapatkan kesempatan menang yang lebih besar.

Head to Head Republik Ceko vs Montenegro

16/11/11 Montenegro 0 – 1 Republik Ceko

12/11/11 Republik Ceko 2 – 0 Montenegro

Lima Pertandingan Terakhir Republik Ceko

16/11/18 Polandia 0 – 1 Republik Ceko

20/11/18 Republik Ceko 1 – 0 Slovakia

23/03/19 Inggris 5 – 0 Republik Ceko

27/03/19 Republik Ceko 1 – 3 Brazil

08/06/19 Republik Ceko 2 – 1 Bulgaria

Lima Pertandingan Terakhir Montenegro

17/11/18 Serbia 2 – 1 Montenegro

21/11/18 Montenegro 0 – 1 Romania

23/03/19 Bulgaria 1 – 1 Montenegro

26/03/19 Montenegro 1 – 5 Inggris

08/06/19 Montenegro 1 – 1 Kosovo

Prediksi Line Up Republik Ceko vs Montenegro

Republik Ceko (4-2-3-1): T. Vaclik; P. Kaderabek, O. Celutska, M. Scuhy, F. Novak; D. Pavelka, T. Soucek; L. Masopust, A. Kral, J. Jankto; P. Schick.

Montenegro (4-2-3-1): M. Mijatovic; A. Marusic, I. Vujavic, M. Simic, Z. Tomasevic; A. Scekic, N. Kosovic; M. Jankovic, S. Mugosa, M. Vesovic; F. Beciraj.

Prediksi Skor Republik Ceko vs Montenegro: 3 – 1