2 Momen Haru Warnai Kemenangan Madura United Atas Arema FC di Liga 1 2019

Madura United berhasil meraih hasil yang manis pada laga pekan ke-10 Liga 1 2019. Karena mereka berhasil meraih kemenangan melawan tim yang tengah on fire, Arema FC, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Madura, Sabtu (20/07) malam WIB.

Pada pertandingan itu Madura United sebenarnya mendapatkan lebih banyak tekanan dari Arema. Namun ketangguhan lini belakang membuat Arema gagal menyelesaikan semua peluang yang mereka dapatkan untuk menjadi gol. Sebaliknya Madura United justru mampu mencetak 1 gol melalui tendangan bebas cantik dari pemain pengganti, Andik Vermansah pada menit ke-67. Satu gol dari Andik sudah cukup mengantarkan Madura United meraih kemenangan dan untuk sementara berada di posisi kedua klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 17 poin.

Dibalik kemenangan tersebut, ada dua momen haru yang terjadi setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Lantas apa saja dua momen haru tersebut? Berikut adalah informasi selengkapnya.

Tangisan Satria Tama

Satria Tama akhirnya mencatatkan laga debutnya di kompetisi Liga 1 2019, setelah sebelumnya berada di bawah bayang-bayang M. Ridho. Menariknya di laga debutnya kali ini dia sukses mencatatkan clean sheet meskipun di sepanjang pertandingan sering kali mendapat ancaman nyata dari para pemain Arema.

Akan tetapi selepas laga kiper berusia 21 tahun itu terlihat menangis meneteskan air matanya. Menurut informasi hal itu terjadi karena Satria Tama teringat akan sosok mendiang ayahnya, Bambang Hardianto, yang memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya. Karena almarhum Bambang Hardianto diketahui selalui mensuport Satria Tama, mulai dari masuk SSB hingga membelikannya peralatan kiper.

Aksi Mulia Andik Vermansah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Andik menjadi pemain penentu pada pertandingan kali ini setelah mencetak gol semata wayang bagi Madura United. Selepas laga mantan pemain Persebaya Surabaya itu langsung mencari sang ibunda, bahkan Andik rela menunggu di pintu salah satu tribun stadion demi bisa bertemu. Setelah bertemu Andik langsung memeluk dan membawa ibunya ke lapangan pertandingan sebagai tanda cintanya.

Sementara itu, bagi kamu yang ingin mendapatkan lebih banyak keuntungan dalam bermain poker atau casino, langsung saja kunjungi 988bet.net dan gabung bersama SBOBET.

Prediksi Persebaya Surabaya vs TIRA-Persikabo, Tim Tamu On Fire

Persebaya Surabaya dipastikan bakal menjalani laga yang cukup berat pada pekan ke-10 Liga 1 2019. Karena kali ini mereka akan bermain melawan sang pemuncak klasemen sementara, TIRA-Persikabo, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (21/07) malam mulai pukul 18:30 WIB. Selain itu, kini TIRA-Persikabo juga tengah on fire dan belum tersentuh kekalahan di Liga 1 2019.

Persebaya Surabaya

Saat ini Persebaya Surabaya masih berada di posisi ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin, hasil 3 kali menang dan 3 kali imbang dari 9 pertandingan yang sudah dijalani. Jika berhasil mengalahkan TIRA-Persikabo, tim Bajul Ijo dipastikan bakal naik ke urutan 5 klasemen sementara menggusur PSIS Semarang.

Hanya saja mengalahkan TIRA-Persikabo juga bukan perkara yang mudah, terlebih tim lawan memiliki lini pertahanan yang cukup tangguh. Mereka juga tengah on fire dan bahkan sampai saat ini belum tersentuh satu kali pun kekalahan di Liga 1 2019.

Meskipun demikian, Persebaya bukan berarti tanpa peluang melawan TIRA-Persikabo. Karena mereka masih memiliki kemungkinan yang sama untuk memenangkan pertandingan kali ini, namun dengan catatan mampu bermain disiplin dan memaksimalkan peluang yang ada.

Pada laga nanti Persebaya kemungkinan masih tidak akan diperkuat oleh Hansamu Yama Pranata karena menderita cedera. Namun Persebaya juga mendapat angin segar setelah Ruben Sanadi pulih dan bisa dimainkan pada laga nanti.

TIRA-Persikabo

Saat ini TIRA-Persikabo berhasil menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 19 poin, hasil dari 5 kemenangan dan 4 kali hasil imbang. Mereka akan semakin mengukuhkan diri sebagai pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019 jika berhasil mengalahkan tuan rumah pada laga kali ini.

Jelang pertandingan kali ini TIRA-Persikabo juga mendapatkan modal apik, setelah di pertandingan terakhir mampu menumbangkan Persija Jakarta dengan skor telak 5-3. Pada laga itu Osas Saha berhasil menjadi bintang lapangan dengan mencetak 2 gol.

Pada laga nanti Osas kemungkinan bakal kembali menjadi andalan di lini depan TIRA-Persikabo, bersama dengan Ciro Alves dan Loris Arnaud dalam formasi 4-3-3. Berbeda dengan Persebaya, pada laga nanti TIRA-Persikabo bisa memainkan semua pemain terbaiknya dan membuat pelatih Rahmad Darmawan bisa dengan leluasa memainkan strategi terbaiknya.

Head to Head Persebaya Surabaya vs TIRA-Persikabo

29/03/19 Persebaya Surabaya 3 – 1 TIRA-Persikabo

12/03/19 TIRA-Persikabo 0 – 0 Persebaya Surabaya

11/09/18 Persebaya Surabaya 0 – 2 TIRA-Persikabo

13/04/18 TIRA-Persikabo 1 – 4 Persebaya Surabaya

18/01/18 Persebaya Surabaya 1 – 1 TIRA-Persikabo

Lima Pertandingan Terakhir Persebaya Surabaya

17/07/19 PSM Makassar 2 – 1 Persebaya Surabaya

13/07/19 PSS Sleman 2 – 1 Persebaya Surabaya

09/07/19 Persebaya Surabaya 2 – 2 Barito Putera

05/07/19 Persebaya Surabaya 4 – 0 Persib Bandung

01/07/19 Persebaya Surabaya 3 – 2 Persela Lamongan

Lima Pertandingan Terakhir TIRA-Persikabo

16/07/19 TIRA-Persikabo 5 – 3 Persija Jakarta

12/07/19 TIRA-Persikabo 2 – 2 Madura United

08/07/19 Semen Padang 1 – 3 TIRA-Persikabo

04/07/19 Bhayangkara FC 1 – 1 TIRA-Persikabo

29/06/19 Arema FC 1 – 2 TIRA-Persikabo

Prediksi Line Up Persebaya Surabaya vs TIRA-Persikabo

Persebaya Surabaya (4-3-3): Abdul Rohim; M. Syaifuddin, Novan Sasongko, Otavio Dutra, Rahmat Irianto; Fandi Eko Utomo, Damian Lizio, Misbakus Solikin; Manuchehr Jalilov, Amido Balde, Irfan Jaya.

Tira Persikabo (4-3-3): Angga Saputro; Rifad Marasabessy, Kurshed Beknazarov, Vava Mario Yagalo, Abduh Lestaluhu; Manahati Lestusen, Parfait Essengue, Guntur Triaji; Osas Saha, Loris Arnaud, Ciro Henrique.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs TIRA-Persikabo: 0 – 1

Bagi kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dari permainan casino, langsung saja beergabung dengan SBOBET dengan cara klik 988bet.net.

Jika Neymar Gabung, Ini 3 Pilihan Formasi Mengerikan Juventus

Usai transfernya ke Barcelona menemui jalan buntu, kini bintang milik PSG, Neymar, tengah menjajaki kemungkinan untuk bergabung bersama Juventus di bursa transfer musim panas 2019. Berita itu mencuat ke permukaan setelah ayah sang pemain, Neymar Sr, diketahui telah melakukan pertemuan dengan direktur Juventus, Fabio Paratici, di Turin, Italia.

Berdasarkan rumor yang beredar, Juventus rela mengorbankan Paulo Dybala dan menggelontorkan sejumlah uang demi bisa mendatangkan Neymar ke Turin. Karena memang Neymar sendiri dianggap memiliki skil yang lebih mumpuni ketimbang Dybala.

Apabila Neymar benar-benar bergabung bersama Juventus, tentu saja itu akan menjadi kabar buruk bagi klub peserta Serie A lainnya. Karena dengan demikian mereka akan melawan tim dengan kekuatan lini serang yang sangat mematikan, mengingat Juventus juga memiliki nama Cristiano Ronaldo di dalam skuatnya saat ini. Kehadiran Neymar juga membuat pelatih Juventus, Maurizio Sarri, memiliki 3 pilihan formasi pada kompetisi musim depan, dan berikut adalah ulasan lengkapnya.

3-4-3

Meskipun sudah terkenal dengan permainan 4 bek, namun Sarri bukan tidak mungkin akan menggunakan formasi 3-4-3 demi bisa memaksimalkan kemampuan Neymar. Di lini belakang, Matthijs de Ligt yang baru saja didatangkan bisa menjadi pilihan untuk menemani dua bek senior, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci dalam formasi 3 bek sejajar.

Di lini tengah Adrien Rabiot dan Miralem Pjanic bisa berperan sebagai penjaga keseimbangan tim. Sementara Alex Sandro dan Joao Cancelo bisa bermain naik turun sebagai wing back. Sementara di lini depan, Neymar bisa ditempatkan sebagai penyerang sayap kiri untuk membantu tugas Ronaldo sebagai striker tengah. Sementara penyerang sayap kanan bisa ditempati oleh Federico Bernardeschi yang juga memiliki kecepatan.

4-3-3

Kemudian Sarri juga bisa menjadikan formasi 4-3-3 sebagai opsi alternatif. Dalam formasi 4 bek, De Ligt bisa menemani Chiellini sebagai bek tengah, dibantu oleh Joao Cancelo sebagai bek sayap kanan dan Alex Sandro sebagai bek sayap kiri.

Sedangkan di lini tengah Aaron Ramsey bisa ditempatkan sedikit melebar ke kanan demi membantu serangan dari sisi sayap. Dalam formasi tersebut Pjanic juga masih bisa menjadi opsi untuk menjalankan peran sebagai playmaker. Untuk formasi di lini depan, Neymar masih menempati pos penyerang sayap kiri untuk melayani Ronaldo sebagai striker tengah. Untuk penyerang sayap kanan bisa ditempati oleh Paulo Dybala, jika memang pemain asal Argentina itu tidak dijual oleh Juventus.

4-2-3-1

Skema 4-2-3-1 adalah hasil dari pengembangan formasi 4-3-3, di mana Pjanic dan Rabiot bisa berperan sebagai double pivot di lini tengah dengan peran yang berbeda. Untuk lini depan Neymar masih akan bergerak dari sisi sayap kiri bersama dengan Bernardeschi di posisi sayap kanan. Sementara Dybala akan berperan sebagai trequartista yang diberi kebebasan untuk bergerak dan merusak permainan tim lawan.

Bagi kamu yang suka bermain poker, jangan lupa bergabung bersama 988bet untuk mendapat lebih banyak keuntungan. Sementara bagi kamu yang haus akan informasi seputar sepak bola, langsung saja pantengi Dothixala.net.

Prediksi PSIS Semarang vs Persib Bandung, Tim Tamu Oleng

Laga lanjutan Liga 1 2019 akan kembali menyuguhkan pertandingan seru, di mana kali ini PSIS Semarang dijadwalkan bakal bermain melawan tim bertabur pemain bintang, Persib Bandung di Stadion Madya, Magelang, Minggu (21/07) sore mulai pukul 15:30 WIB. Pada pertandingan ini PSIS diyakini bisa mengalahkan Persib yang tengah oleng.

PSIS Semarang

Saat ini PSIS Semarang masih berada di posisi ke-5 klasemen sementara dengan koleksi 14 poin, hasil dari 4 kemenangan dan 2 hasil imbang. Jika mampu mengalahkan Persib pada laga kali ini, tim Laskar Mahesa Jenar berpeluang untuk naik ke urutan 2 klasemen sementara menggusur Bali United dengan 16 poin.

Namun untuk mengalahkan Persib tidak mudah, karena mereka memiliki sederet pemain bintang dengan kualitas di atas rata-rata. Akan tetapi pada laga nanti para pemain PSIS sedikit mendapat angin segera dengan absennya bek tangguh Persib, Bojan Malisic, karena terkena kartu merah di pertandingan terakhir. Absennya Malisic membuat para pemain depan PSIS memiliki peluang yang lebih besar untuk bisa mengobrak-abrik lini pertahanan tim Maung Bandung.

Jelang pertandingan ini PSIS juga mendapat modal apik setelah di pertandingan terakhir mereka mampu menumbangkan tuan rumah PSS Sleman dengan skor 1-3. Pada pertandingan itu tiga gol PSIS dicetak oleh Silvio Escobar, Wallace Costa, dan Bayu Nugroho. Melihat dari hasil di pertandingan terakhir, Escobar nampaknya akan kembali menjadi tumpuan di lini depan PSIS untuk bisa mencetak gol. Pada pertandingan nanti pelatih Jafri Sastra kemungkinan bakal menggunakan formasi 4-2-3-1.

Persib Bandung

Kini Persib masih berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin, hasil dari 2 kemenangan dan 4 kali imbang dari 8 pertandingan yang sudah dijalani. Melihat kekuatan yang mereka miliki, tentu saja ini bukanlah posisi yang ideal bagi Persib. Oleh sebab itu, mereka harus mampu tampil ngotot sejak menit awal demi memenangkan pertandingan dan masuk ke jajaran 10 besar klasemen.

Jelang pertandingan kali ini mereka juga mendapatkan modal apik dengan mengalahkan Kalteng Putra 2-0. Pada pertandingan itu Febri Haryadi menjadi bintang lapangan setelah mampu mencetak brace alias dua gol sekaligus. Meskipun menang, namun pelatih Robert Rene Alberts masih memiliki banyak pekerjaan rumah, karena pada laga itu finishing para pemain Persib bisa dikatakan buruk.

Untuk bisa mengalahkan PSIS, Persib kemungkinan akan bermain dengan menggunakan skema 4-2-3-1 dengan menjadikan Ezechiel N’Douassel sebagai ujung tombak. Pada laga nanti Persib juga harus bermain rapat dan disiplin, mengingat tim tuan rumah memiliki para pemain lincah yang mampu menyisir sisi sayap dengan kecepatannya.

Head to Head PSIS Semarang vs Persib Bandung

18/11/2018 PSIS Semarang 3 – 0 Persib Bandung

08/07/2018 Persib Bandung 1 – 0 PSIS Semarang

Lima Pertandingan Terakhir PSIS Semarang

17/07/2019 PSS Sleman 1 – 3 PSIS Semarang

10/07/2019 Borneo FC 2 – 0 PSIS Semarang

06/07/2019 PSIS Semarang 2 – 0 Persela Lamongan

30/06/2019 PSIS Semarang 0 – 0 Barito Putera

26/06/2019 Perseru Serui 0 – 1 PSIS Semarang

Lima Pertandingan Terakhir Persib Bandung

16/07/2019 Persib Bandung 2 – 0 Kalteng Putra

10/07/2019 Persija Jakarta 1 – 1 Persib Bandung

05/07/2019 Persebaya Surabaya 4 – 0 Persib Bandung

30/06/2019 Persib Bandung 1 – 2 Bhayangkara FC

23/06/2019 Persib Bandung 1 – 1 Madura United

Prediksi Line Up PSIS Semarang vs Persib Bandung

PSIS Semarang (4-2-3-1): Jandia Eka Putra; S. Tahar, M. Saputra, Wallace Costa, F. Sugiantoro; P. Mota, Artur Bonai; Hari Yulianto, Septian David Maulana, Bayu Nugroho; Silvio Escobar.

Persib Bandung (4-2-3-1): Made Wirawan; Supardi Nasir, A. Jufriyanto, Indra Mustafa, A. Idrus; Hariono, Kim Kurniawan; Febri Haryadi, Rene Mihelic, Esteban Vizcarra; Ezechiel N’Douassel.

Prediksi Skor PSIS Semarang vs Persib Bandung: 1 – 2

Bagi kamu yang sudah memiliki prediksi, langsung pasang di 988bet, agen judi online resmi dan terpercaya. Untuk bisa mengetahui berita sepak bola terkini dan prediksi sepak bola terpercaya, kamu bisa kunjungi Dothixala.net dan Lojistiksektoru.com.

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia

Drawing putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia baru saja dilangsungkan di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (17/07) sore WIB. Berdasarkan hasil drawing Timnas Indonesia terhindar dari grup neraka dan berada di Grup G yang terbilang cukup unik. Karena empat dari lima penghuni grup tersebut adalah tim-tim Asia Tenggara, karena selain Indonesia masih ada Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Sementara satu-satunya negara non Asia Tenggara yang berada di Grup G adalah Uni Emirat Arab, yang kini berada di peringkat ke-67 dunia. Tak heran banyak yang menganggap bahwa Grup G tak ubahnya seperti Piala AFF ‘mini’.

Namun dengan kondisi yang ada, tentu saja peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2022 semakin terbuka lebar. Karena Indonesia sudah tidak asing dengan kekuatan ketiga tim tersebut, sehingga masih berpeluang untuk lolos ke putaran selanjutnya setidaknya sebagai salah satu dari empat runner-up terbaik.

Sementara itu tim besutan Simon McMenemy tersebut dijadwalkan bakal memulai perjuangannya di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan melawan negara tetangga Malaysia pada 5 September 2019 mendatang. Pertandingan terakhir Timnas Indonesia di putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2022 adalah melawan tuan rumah Vietnam pada 4 Juni 2020 mendatang. Piala Dunia 2022 sendiri nantinya akan dilangsungkan di Qatar pada 21 November hingga 18 Desember 2022.

Berikut Adalah Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022

5 September 2019 – Indonesia vs Malaysia

10 September 2019 – Indonesia vs Thailand

10 Oktober 2019 – Uni Emirat Arab vs Indonesia

15 Oktober 2019 – Indonesia vs Vietnam

19 November 2019 – Malaysia vs Indonesia

26 Maret 2020 – Thailand vs Indonesia

31 Maret 2020 – Indonesia vs Uni Emirat Arab

4 Juni 2020 – Vietnam vs Indonesia

Bagi kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dalam bermain poker, langsung saja bergabung dengan 988bet dan simak prediksi terpercaya hanya di Dothixala.net. Sementara untuk kamu yang haus akan informasi seputar dunia sepak bola bisa mengunjungi Lojistiksektoru.com.

Prediksi PSS Sleman vs PSIS Semarang, Duel Dua Tim Papan Tengah

PSS Sleman akan melawan PSIS Semarang di laga pekan ke-9 Liga 1 2019. Menurut rencana pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (17/07) sore mulai pukul 15:30 WIB. Pertandingan ini pun layak disebut sebagai duel dua tim papan tengah.

PSS Sleman

Sebagai tim promosi, prestasi PSS Sleman di Liga 1 2019 terbilang cukup apik. Karena kini mereka menduduki urutan ke-5 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin, hasil 3 kemenangan dan 3 kali imbang dari 7 pertandingan yang sudah dijalani.

Bermain sebagai tuan rumah, PSS Sleman dipastikan akan mengincar kemenangan dengan langsung tampil menyerang sejak menit awal. Apabila berhasil mengalahkan PSIS, tim Elang Jawa dipastikan bakal naik ke urutan 3 klasemen sementara menggusur Madura United. Peluang PSS untuk mengalahkan PSIS juga semakin besar karena kini mereka tengah on fire, setelah di laga terakhir mampu mengalahkan salah satu tim kuat Persebaya Surabaya dengan skor 2-1.

Pada pertandingan itu para pemain menunjukkan permainan yang kompak dan tampil sangat ngotot. Tipikal permainan tersebut dipastikan bakal menjadi andalan PSS untuk laga melawan PSIS. Pada pertandingan nanti Haris Tuhera kemungkinan bakal kembali menjadi tumpuan PSS untuk mencetak gol. Karena meskipun namanya tidak diperhitungkan, namun Haris Tuhera mampu mencetak total 3 gol dalam dua pertandingan terakhir.

PSIS Semarang

Untuk saat ini PSIS Semarang masih berada di posisi ke-7 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 11 poin, hasil dari 3 kemenangan dan 2 kali imbang dari 8 pertandingan yang sudah dijalani. Apabila berhasil mengalahkan PSS, tim Laskar Mahesa Jenar dipastikan bakal naik ke urutan 4 klasemen sementara menggusur Persebaya Surabaya.

Hanya saja melihat kondisi tim lawan yang tengah on fire dan dipastikan bakal mendapat banyak dukungan, imbang adalah hasil yang paling realistis untuk PSIS. Hal itu juga mengacu pada head to head yang tidak terlalu memihak kepada PSIS. Jelang laga kali ini PSIS tidak mendapat modal yang apik setelah dikalahkan oleh Borneo FC dengan skor 2-0 di pertandingan terakhir.

Jelang laga melawan PSS, pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, harus mampu membenahi lini belakang timnya. Karena di laga melawan Borneo FC gawang PSIS kemasukan gol dengan cara yang terbilang cukup mudah. Pada laga nanti coach Jafri kemungkinan bakal menggunakan formasi 4-4-2 dengan menempatkan Shohei Matsunaga dan Aldaier Makatindu di lini depan.

Head to Head PSS Sleman vs PSIS Semarang

26/10/2014 PSS Sleman 3-2 PSIS Semarang

04/10/2014 PSIS Semarang 2-2 PSS Sleman

Lima Pertandingan Terakhir PSS Sleman

13/07/2019 PSS Sleman 2-1 Persebaya Surabaya

07/07/2019 Kalteng Putra 0-2 PSS Sleman

03/07/2019 Persija Jakarta 1-0 PSS Sleman

21/06/2019 PSS Sleman 1-1 Bhayangkara Surabaya

31/05/2019 Persipura Jayapura 1-1 PSS Sleman

Lima Pertandingan Terakhir PSIS Semarang

10/07/2019 Borneo FC 2-0 PSIS Semarang

06/07/2019 PSIS Semarang 2-0 Persela Lamongan

30/06/2019 PSIS Semarang 0-0 Barito Putera

26/06/2019 Perseru Badak Lampung 0-1 PSIS Semarang

22/06/2019 Bali United Pusam 1-0 PSIS Semarang

Prediksi Line Up PSS Sleman vs PSIS Semarang

PSS Sleman (3-4-3): Try Hamdani; Asyraq Gufron, Purwaka Yudhi, Bagus Nirwanto; G. Batata, Brian Ferreira, Dave Mustaine, Irkham Zahrul Mila; Haris Tuhera, Yevhen Bokhashvili, Derry Rachman.

PSIS Semarang (4-4-2): Joko Ribowo; Soni Setiawan, Wallace Costa, M. Rio Saputra, Kelvin Wopi; Patrick Mota, Septian David Maulana, Heru Setyawan, Bayu Nugroho; Shohei Matsunaga, Aldaier Makatindu

Prediksi Skor PSS Sleman vs PSIS Semarang: 1 – 0

Pasang prediksimu hanya di 988bet, agen judi online terpercaya dengan bonus terbesar. Untuk informasi lengkapnya silahkan follow akun Twitter @988bet.

Liga Australia Ingin Bujuk Persija Jakarta Keluar dari Liga 1

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Australia, A-League kini membuka peluang untuk menambah jumlah peserta. Karena untuk saat ini A-League hanya diikuti oleh 11 tim peserta setelah Western Sydney Wanderers memutuskan untuk ikut bergabung mulai kompetisi musim 2019/20 mendatang.

Kemudian pada musim 2020/21 A-League juga berpeluang besar ketambahan jumlah peserta setelah Macarthur FC menyatakan kesediannya untuk bergabung. Sementara untuk menambah kemeriahan dan membuat kompetisi semakin kompetitif, FFA selaku federasi sepak bola Australia juga siap menerima tim-tim asal wilayah Canberra, Tasmania, dan Wollongong untuk berpartisipasi di A-League.

Hal itu pun disambut positif oleh pemilik Perth Glory FC, Tony Sage. Bahkan dia menyarankan agar A-League melebarkan sayapnya hingga ke luar negeri, terutama Asia Tenggara demi mendapatkan lebih banyak jumlah penonton.

Untuk saat ini A-League memang sudah diikuti oleh klub luar negeri, yakni Wellington Phoenix, klub asal Selandia Baru yang sebenarnya berbeda konfederasi dengan Australia.

“Saya tidak melihat perluasan cakupan A-League di beberapa kota Australia (akan memberikan keuntungan), karena kami saat ini berada di ‘titik jenuh’. Tapi jika kami punya satu tim di Jakarta, Manila, Singapura, dan Kuala Lumpur, itu akan menambah jumlah penonton mencapai 400 juta orang,” kata Sage seperti dilansir kanal berita BBC.

Merujuk pada pernyataan Sage, tentu saja Persija Jakarta memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa bergabung bersama A-League. Karena seperti diketahui bahwa Persija adalah salah satu tim ternama di Indonesia yang memiliki basis suporter terbesar di Asia Tenggara. Bahkan pada kompetisi Piala AFC 2018 yang lalu Persija mampu memecahkan jumlah rekor penonton terbanyak dalam satu pertandingan. Karena pada laga babak penyisihan grup melawan wakil Malaysia, Johor Darul Ta’zim, Persija didukung 60.157 orang suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Hanya saja ide dari Sage dipastikan tidak akan bisa terwujud dalam waktu dekat. Mengingat suatu hal yang cukup sulit untuk memindahkan klub dari suatu kompetisi ke kompetisi lainnya.

Bagi kamu yang ingin mendapat peluang menang lebih besar dalam bermain poker, langsung saja daftarkan dirimu untuk bergabung bersama agen 988bet dengan cara mengunjungi 988bet.biz.

Lama Bermain di Indonesia, Konate Makan Ingin Dinaturalisasi?

Gelandang Arema FC asal Mali, Konate Makan, sudah lama malang melintang di sepak bola Indonesia. Sejak pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 2012 yang lalu, Konate tercatat sudah membela lima klub dengan PSPS Pekanbaru sebagai klub pertamanya. Selain PSPS, Konatae juga pernah bermain untuk Persib Bandung.

Konate bisa disebut sebagai salah satu pemain asing yang cukup sukses di Indonesia. Karena dia pernah beberapa kali mengantarkan klub yang dia bela meraih juara, seperti halnya ketika mengantarkan Persib juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015. Terakhir dia berhasil mengantarkan tim Singo Edan meraih gelar juara Piala Presiden 2019 setelah di partai puncak mengalahkan seteru abadinya, Persebaya Surabaya, dengan skor agregat 4-2.

Konate Makan Ingin Dinaturalisasi

Lama bermain di Indonesia, Konate ternyata menyimpan hasrat untuk menjadi WNI melalui jalur naturalisasi. Hal itu diungkapkan langsung oleh rekan setimnya di Arema, Hamka Hamzah.

“Perlu diketahui teman-teman, Konate Makan sangat ingin dinaturalisasi dan bisa membela timnas Indonesia,” kata Hamka.

Sebagai rekan Hamka cukup mendukung keinginan Konate untuk dinaturalisasi. Hanya saja dia kemudian memberikan syarat kepada Konate jika memang benar-benar ingin dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia.

“Saya sebagai teman sangat mendukung, tetapi saya memberikan satu persyaratan. Syaratnya yaitu dia harus mempunyai rumah dengan nama asli dia sendiri di Indonesia karena kita tahu Konate punya istri dari Mali. Apabila tidak mempunyai rumah di Indonesia, setelah kompetisi dia pasti akan pulang ke rumah di negaranya,” lanjut Hamka.

Konate Makan Berada di Usia Emas

Namun jika Konate benar-benar dinaturalisasi, maka itu akan menjadi sebuah keuntungan yang besar bagi Timnas Indonesia. Karena kini Konate tengah berada di usia emas sebagai pemain sepak bola, yakni berusia 27 tahun. Dirinya juga mampu menunjukkan permainan dan skil yang cukup mengesankan ketika menjalankan perannya sebagai seorang playmaker bersama Arema atau bahkan bersama klub-klub yang dia singgahi sebelumnya.

Bagi kamu yang sedang mencari agen judi online terpercaya sekaligus menguntungkan, langsung saja kunjungi 988bet.biz dan bergabung bersama 988bet.

Cara Licik Barcelona Demi Cegah Philippe Coutinho Kembali ke Liverpool

Philippe Coutinho meninggalkan Liverpool dan bergabung bersama Barcelona pada bursa transfer musim dingin tahun 2018 yang lalu dengan nilai transfer sebesar 142 juta pounds atau sekitar 2,5 triliun rupiah. Hanya saja pembelian mahal tersebut terasa sia-sia karena Coutinho gagal menunjukkan penampilan terbaik seperti saat membela Liverpool. Sejauh ini pemain asal Brasil itu hanya mampu mencetak 21 gol dari 75 penampilannya bersama Barcelona di semua kompetisi.

Minimnya kontribusi terhadap tim membuat Coutinho terancam dibuang oleh Barcelona, terlebih klub penghuni Camp Nou itu baru saja mendatangkan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid seharga 120 juta euro. Menyadari posisinya mulai terancam, Coutinho juga dikabarkan siap meninggalkan Barcelona usai dirinya mengantarkan Timnas Brasil juara Copa America 2019.

Philippe Coutinho Berpeluang Kembali ke Liga Premier Inggris

Seiring dengan kabar tersebut, Coutinho dikabarkan tertarik untuk kembali bermain di Liga Premier Inggris. Liverpool yang baru saja berhasil meraih gelar juara Liga Champions Eropa juga siap kembali menerima kehadirannya di Anfield. Karena untuk saat ini Liverpool juga tengah mencari tambahan pemain di lini depan setelah mereka tidak memperpanjang kontrak Daniel Sturridge.

Kabar kedekatan antara Coutinho dan Liverpool semakin mencuat ke permukaan setelah dirinya diketahui mengadakan pesta pribadi atas kemenangan Timnas Brasil dengan Roberto Firmino, yang tak lain adalah bintang Liverpool.

Barcelona Punya Cara Licik

Hanya saja Barcelona memiliki cara tersendiri untuk melepas Coutinho. Karena kabarnya mereka akan memasukkan Coutinho ke dalam bagian kesepakatan transfer pemulangan Neymar dari PSG. Dengan harga jual Coutinho yang masih cukup tinggi dan gelontoran uang tunai dalam jumlah yang besar, diharapkan PSG bersedia melepas Neymar ke Barcelona. Karena PSG sendiri mendatangkan Neymar dari Barcelona juga tidak dengan harga yang murah, bahkan mereka harus menggelontorkan dana sebesar 222 juta euro atau 3,5 triliun rupiah dan memecahkan rekor transfer dunia.

Bagi kamu yang ingin mencari agen judi online terpercaya, langsung saja kunjungi 988bet.biz dan daftarkan dirimu untuk bergabung bersama 988bet. Selain menguntungkan, di sana kamu juga akan mendapatkan lebih banyak bonus.

Posisi Novri Setiawan di Timnas Indonesia Terancam, Ini 3 Pengganti Potensial

Laga panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/07) sore yang lalu masih menyisakan banyak cerita yang menarik. Selain mengenai pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1, pada laga itu pemain Persija, Novri Setiawan juga terpaksa harus mendapat kartu merah dari wasit karena ulah nakalnya. Novri yang juga langganan Timnas Indonesia itu melakukan tindakan tak terpuji dengan menendang bola mati tepat ke arah striker Persib, Ezechiel N’Douassel.

Apesnya lagi laga panas itu disaksikan langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, yang memang ingin melihat penampilan para pemain Timnas Indonesia di kedua kubu. Dengan mendapat kartu merah, posisi Novri di Timnas Indonesia bisa dibilang sedang berada di ujung tanduk. Karena sebelumnya coach Simon pernah mengatakan bahwa dirinya tidak akan mentolerir pemain yang tidak disiplin.

Jika memang seandainya posisi Novri benar-benar dicoret dari Timnas Indonesia, setidaknya ada 3 pemain lain yang berpeluang untuk menggantikan posisinya. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Oh ya, untuk kamu yang bingung mencari agen judi terpercaya, langsung saja kunjungi 988bet.org dan bergabung bersama 988bet.

Benny Wahyudi

Bek sayap milik PSM Makassar, Benny Wahyudi, bisa menjadi opsi bagi coach Simon untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Novri. Meskipun usianya tidak lagi muda, namun Benny masih mampu menunjukkan penampilan yang cukup mengesankan bersama PSM, dan kini dirinya juga sudah mencatat 1 assist di Liga 1 2019. Benny sendiri memiliki pengalaman yang cukup banyak di laga internasional dengan mencatat 13 caps bersama Timnas Indonesia.

Muhammad Rochman

Jika memang Novri tidak lagi dipanggil ke Timnas Indonesia, nama bek Bhayangkara FC, Muhammad Rochman, juga bisa menjadi pilihan lain. Sampai sejauh ini Rochman berhasil menjadi pemain inti di lini pertahanan Bhayangkara FC yang duduk di posisi ke-5 klasemen sementara Liga 1 2019. Peluang Rochman untuk dipanggil ke tim Garuda juga semakin besar jika melihat hubungan baiknya dengan coach Simon ketika masih menangani Bhayangkara FC.

Muhammad Lestaluhu

Opsi terakhir yang bisa dipilih oleh coach Simon untuk menggantikan peran Novri adalah Muhammad Lestaluhu. Karena Lestaluhu berhasil menunjukkan penampilan yang apik bersama TIRA-Persikabo, yang untuk sementara berada di posisi kedua klasemen Liga 1 2019. Lestaluhu juga memiliki jam terbang yang cukup di laga internasional dengan catatan 12 caps bersama tim Garuda.